Rodgers Ganti Formasi Untuk Redam Chelsea
Editor Bolanet | 12 November 2012 10:40
- Manajer , Brendan Rodgers mengakui perubahan formasi yang diterapkannya berhasil meredam kombinasi serangan .
Hal itu dibuktikannya ketika kedua tim bertanding di Stamford Bridge kemarin malam. Di babak pertama, The Reds tampil mengejutkan dengan menerapkan formasi 3-5-2.
Namun di babak kedua, Rodgers kembali memasang empat defender, dan memasukkan untuk menggantikan Nuri Sahin di lini tengah, sekaligus memantapkan formasi penyerangan.
Meski sempat tertinggal melalui gol John Terry di babak pertama, namun akhirnya perubahan formasi yang dilakukan Rodgers sukses mengoptimalkan serangan Liverpool dan menyamakan kedudukan melalui Luis Suarez.
Saya pikir di babak pertama kami terlalu bermain coba-coba. Di babak kedua permainan kami lebih baik, ketika memainkan sepak bola cepat, terang Rodgers.
Kendati gagal membawa pulang tiga poin dari London, namun manajer asal Irlandia Utara tersebut tetap menyanjung usaha anak asuhnya dalam membendung serangan tuan rumah.
Bertandang ke Stamford Bridge adalah hal yang sangat sulit. Saya pikir ini adalah poin yang hebat bagi kami. Anda harus memberi kredit pada para pemain, mereka tampil fantastis, imbuhnya.
Apapun sistem yang anda terapkan tidak menjadi masalah, ini mengenai aplikasi dan kualitas para pemain. (sky/atg)
Hal itu dibuktikannya ketika kedua tim bertanding di Stamford Bridge kemarin malam. Di babak pertama, The Reds tampil mengejutkan dengan menerapkan formasi 3-5-2.
Namun di babak kedua, Rodgers kembali memasang empat defender, dan memasukkan untuk menggantikan Nuri Sahin di lini tengah, sekaligus memantapkan formasi penyerangan.
Meski sempat tertinggal melalui gol John Terry di babak pertama, namun akhirnya perubahan formasi yang dilakukan Rodgers sukses mengoptimalkan serangan Liverpool dan menyamakan kedudukan melalui Luis Suarez.
Saya pikir di babak pertama kami terlalu bermain coba-coba. Di babak kedua permainan kami lebih baik, ketika memainkan sepak bola cepat, terang Rodgers.
Kendati gagal membawa pulang tiga poin dari London, namun manajer asal Irlandia Utara tersebut tetap menyanjung usaha anak asuhnya dalam membendung serangan tuan rumah.
Bertandang ke Stamford Bridge adalah hal yang sangat sulit. Saya pikir ini adalah poin yang hebat bagi kami. Anda harus memberi kredit pada para pemain, mereka tampil fantastis, imbuhnya.
Apapun sistem yang anda terapkan tidak menjadi masalah, ini mengenai aplikasi dan kualitas para pemain. (sky/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Klasemen Piala Dunia 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 11:19
-
Klasemen Grup A Piala Dunia 2026: Korea Selatan Usik Meksiko di Puncak!
Piala Dunia 12 Juni 2026, 11:14
-
Korea Selatan vs Ceko: Runtuhnya Kutukan 16 Tahun Taegeuk Warriors
Piala Dunia 12 Juni 2026, 11:14
-
Man of the Match Korea Selatan vs Ceko: Hwang In-Beom
Piala Dunia 12 Juni 2026, 11:05
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Emilia Romagna 2026 di Vidio, 12-14 Juni 2026
Otomotif 12 Juni 2026, 11:00
-
Piala Dunia 2026 Dibuka dengan 3 Kartu Merah, Wasit Makin Tegas?
Piala Dunia 12 Juni 2026, 10:58
-
Ketika Raul Jimenez Menunjuk ke Langit Azteca
Piala Dunia 12 Juni 2026, 10:52
-
Meksiko vs Afrika Selatan: Air Mata dan Hari Sempurna Raul Jimenez
Piala Dunia 12 Juni 2026, 10:02
LATEST EDITORIAL
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28
-
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersinar di Piala Dunia
Editorial 10 Juni 2026, 13:24














