Meksiko vs Afrika Selatan: Air Mata dan Hari Sempurna Raul Jimenez

Meksiko vs Afrika Selatan: Air Mata dan Hari Sempurna Raul Jimenez
Selebrasi penyerang Meksiko, Raul Jimenez usai mencetak gol ke gawang Afrika Selatan di laga pertama Piala Dunia 2026, 12 Juni 2026. (c) AP Photo/Natacha Pisarenko

Bola.net - Meksiko membuka kiprahnya di Grup A Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan, Jumat (12/6/2026) dini hari WIB. Dalam laga yang berlangsung pada pertandingan pembuka tersebut, Raul Jimenez mencetak gol kedua El Tri dan menjadi salah satu sorotan utama.

Gol itu memiliki arti khusus bagi Jimenez. Penyerang berusia 35 tahun tersebut akhirnya mencetak gol pertamanya di putaran final Piala Dunia setelah bertahun-tahun menanti momen tersebut.

Usai mencetak gol, Jimenez terlihat menangis di lapangan. Pelatih Meksiko, Javier Aguirre, menilai pencapaian itu sebagai hasil dari perjalanan panjang yang telah dilalui sang striker.

Penampilan Jimenez sekaligus menjadi salah satu cerita penting di balik kemenangan Meksiko atas Afrika Selatan. Aguirre pun memberikan apresiasi besar kepada pemain yang kini menjadi andalan lini depan timnya itu.

Aguirre Nilai Jimenez Layak Menjadi Sorotan

Aguirre Nilai Jimenez Layak Menjadi Sorotan

Pelatih timnas Meksiko, Javier Aguirre di laga melawan Afrika Selatan pada laga 1 Piala Dunia 2026, Jumat 12 Juni 2026. (c) AP Photo/Eduardo Verdugo

Menurut Aguirre, Jimenez datang ke turnamen ini dengan tekad besar. Sang pelatih mengaku mengetahui keinginan pemainnya untuk menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai panggung terbaik dalam karier internasionalnya.

Pelatih berusia 67 tahun itu juga menilai Jimenez kini telah mendapatkan tempat yang memang layak ia miliki di tim nasional. Berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya, kali ini ia tampil sebagai starter utama Meksiko.

"Saya membaca sebuah wawancara di mana dia mengatakan bahwa ini harus menjadi Piala Dunianya," kata Aguirre.

"Saya pikir dia memulainya dengan sangat baik. Dia selalu berada dalam bayang-bayang orang lain, tetapi hari ini dia menjadi starter tim ini dan dia benar-benar pantas mendapatkannya," tambahnya.

Perjuangan Raul Jimenez

Perjuangan Raul Jimenez

Selebrasi penyerang Meksiko, Raul Jimenez usai mencetak gol ke gawang Afrika Selatan, 12 Juni 2026 pada laga pertama Piala Dunia 2026. (c) AP Photo/Ricardo Mazalan

Gol ke gawang Afrika Selatan menjadi gol pertama Jimenez di ajang Piala Dunia. Momen itu terasa semakin emosional mengingat perjalanan berat yang pernah dialaminya beberapa tahun lalu.

Pada 29 November 2020, saat masih membela Wolverhampton Wanderers, Jimenez mengalami patah tulang tengkorak. Cedera tersebut membuatnya harus menjalani operasi penyelamatan nyawa.

Hanya dalam waktu dua pekan, ia sudah kembali menjalani latihan. Beberapa bulan kemudian kondisinya pulih sepenuhnya, meski sejak saat itu ia harus mengenakan pelindung kepala dalam setiap pertandingan.

Perjalanan Jimenez setelah cedera juga tidak selalu mulus. Ia sempat mengalami beberapa masalah kebugaran serta penurunan performa, termasuk saat tampil di Piala Dunia 2022 ketika gagal mencetak gol dan Meksiko tersingkir sebelum fase gugur.

Gol Datang di Waktu Tepat

Beberapa bulan sebelum Piala Dunia dimulai, Jimenez kehilangan sosok penting dalam hidupnya. Pada Maret lalu, ayahnya, Raul Jimenez Vega, meninggal dunia pada usia 62 tahun.

Kesedihan tersebut sempat terlihat ketika Jimenez mencetak gol untuk Fulham dalam pertandingan melawan Burnley pada 21 Maret. Saat itu ia juga menangis setelah merayakan golnya.

Aguirre menilai situasi pribadi yang sedang dihadapi sang pemain mungkin menjadi tambahan motivasi dalam turnamen kali ini.

"Selain itu, dia juga sedang menghadapi situasi pribadi yang mungkin memberinya motivasi tambahan," ujar Aguirre.

"Dan dia bahkan mencetak gol. Ini adalah hari yang sempurna baginya."

Momen emosional Jimenez kini menjadi bagian dari awal perjalanan Meksiko di Piala Dunia 2026 setelah mereka mengawali turnamen dengan kemenangan atas Afrika Selatan di Grup A.