Rooney: Mourinho Tahu Cara Meraih Gelar Juara
Asad Arifin | 27 Agustus 2018 22:45
- Mantan pemain Manchester United, Wayne Rooney, memberikan pembelaan pada Jose Mourinho yang kinerjanya dikritik. Menurut Rooney, Mourinho tahu apa yang harus dilakukan untuk meraih gelar juara.
Mourinho memang tengah menjadi sorotan menyusul kinerja United yang tidak cukup impresif di awal musim 2018/19. Utamanya pasca United menelan kekalahan atas klub Brighton and Hove Albion pekan lalu dengan skor 3-2.
Sorotan pada manajer asal Portugal kian tajam menyusul beberapa keluhan yang kerap dia ungkapkan. Mourinho beberapa kali mengeluh dengan manajemen United karena tidak dibelikan pemain baru yang dia inginkan.
Namun, Rooney, yang pernah bermain di bawah asuhan Mourinho, merasa tidak ada yang perlu diragukan. Sebab, Mourinho selama ini sudah membuktikan kapasitas yang dimilikinya. Rooney yakin dengan kualitas Mourinho dan pemain United.
Bukan Faktor Mourinho

Selain dengan pihak manajemen, kabar beredar jika hubungan Mourinho dengan beberapa pemain United juga memburuk. Termasuk dengan Paul Pogba. Tapi, Rooney begitu yakin bahwa eks manajer Chelsea adalah sosok yang tepat.
Saya yakin dengan kualitas pemain yang dimiliki oleh United dan rencana bermain Mourinho. Dia bisa meraih gelar juara. Mourinho tau apa yang harus dilakukan untuk menjadi juara, ucap Rooney kepada CNN.
Manchester United punya kualitas, mereka hanya perlu untuk terus mendorong diri menemukan permainan terbaik, tandas Rooney.
United Kacau Pasca Ferguson

Sementara itu, sebuah ulasan menarik dihadirkan mantan penyerang timnas Inggris, Alan Shearer. Menurutnya, United menjadi tidak punya rencana pasca ditinggalkan oleh manajer legendaris Sir Alex Ferguson pensiun pada tahun 2013.
Mereka sudah merekrut tiga manajer dan menghabiskan ratusan juta pounds dalam pembelian pemain, namun mereka tidak memiliki rencana yang jelas. Semenjak Sir Alex pensiun, mereka finish dengan tertinggal 22, 17, 15, 24 dan 19 poin dari sang juara, buka Shearer.
Mereka tidak pernah menantang gelar dengan serius. Musim ini, baru dua pertandingan mereka mainkan dan seperti ada kekacauan besar di sana karena tidak adanya kepemimpinan yang baik, sambungnya.
Video Asian Games 2018

(cnn/asa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
LATEST UPDATE
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20











