Roy Keane Semprot Man United Usai Gagal Kalahkan West Ham: Kurang Kejam Buat Kunci Kemenangan!
Dimas Ardi Prasetya | 5 Desember 2025 16:47
Bola.net - Manchester United kembali membuang kesempatan meraih tiga poin saat menjamu West Ham pada pekan ke-14 Premier League 2025/2026 di Old Trafford, Jumat (05/12/2026) dini hari WIB. Laga yang seharusnya bisa dimenangkan Setan Merah justru berakhir antiklimaks bagi tuan rumah. Duel itu berakhir imbang 1-1 dan memunculkan banyak tanda tanya soal konsistensi MU.
Pertandingan berlangsung dalam tempo yang cukup dikuasai MU sejak menit awal. Mereka tampil dominan menghadapi West Ham yang tengah berjuang keluar dari zona merah. Tekanan demi tekanan diberikan, namun penyelesaian akhir kembali menjadi masalah klasik yang sulit dituntaskan.
Setelah terus menggempur, MU akhirnya membuka skor melalui Diogo Dalot pada menit ke-59. Gol itu sempat membuat publik Old Trafford bernafas lega, karena momentum berada di tangan Setan Merah. Namun keunggulan tersebut ternyata tidak mampu mereka jaga hingga tuntas.
Alih-alih mengunci permainan, MU justru memberi ruang kepada West Ham untuk bangkit. The Hammers memanfaatkan situasi itu dengan baik dan akhirnya mencetak gol penyeimbang lewat Soungoutou Magassa di menit ke-83, memaksa laga berakhir 1-1.
Keane Kritik MU Karena Mengendur Setelah Unggul

Roy Keane tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya melihat performa Manchester United. Menurutnya, masalah terbesar bukan hanya soal hasil, tetapi cara MU merespons momentum setelah mencetak gol. Ia melihat tim asuhan Ruben Amorim mengurangi intensitas permainan di saat mereka seharusnya menekan lebih keras.
Keane menilai pengenduran tempo itu membuat West Ham kembali percaya diri. MU seperti memberi kesempatan kepada tim tamu untuk memperbaiki permainan dan keluar dari tekanan. Dalam pandangannya, tim top tak boleh memberi ruang bagi lawan, terutama saat sudah berada di atas angin.
Ia menyoroti bagaimana MU kehilangan kontrol setelah unggul. Keane menyebut ini sebagai kegagalan kolektif.
Keane mengatakan kepada Sky Sports: “Setelah mereka mencetak gol, Anda bermain melawan tim di tiga terbawah, mereka mengendurkan tempo. Anda unggul 1-0! Jangan remehkan West Ham, dan mereka memang pantas mendapatkan gol penyeimbang.”
Keane: MU Tidak Cukup Kejam Buat Menyelesaikan Tugas

Kemarahan Keane tidak berhenti pada soal tempo permainan. Ia juga menuding MU tidak memiliki mentalitas “kejam” yang dibutuhkan untuk menghabisi lawan ketika punya kesempatan. Menurutnya, United terlalu sering menurunkan standar setelah unggul, dan itu selalu berujung pada hilangnya poin penting.
Keane melihat banyak pemain yang justru menghilang saat situasi mulai sulit. Hal itulah yang membuat MU kehilangan kontrol di fase akhir pertandingan. Mantan kapten Setan Merah itu menilai penampilan seperti ini tak akan membawa kesuksesan, terutama di kompetisi seketat Premier League.
Ia menegaskan bahwa United harus lebih klinis dan memiliki insting membunuh dalam pertandingan. Tanpa sifat itu, mereka akan terus tersandung lawan-lawan yang seharusnya bisa dikalahkan. Bagi Keane, masalah mentalitas ini lebih serius daripada sekadar kesalahan teknis di lapangan.
"Anda hanya menekan diri sendiri. Setiap kali saya menonton tim United ini, mereka mengecewakan. Mereka tidak klinis, mereka tidak cukup kejam untuk menyelesaikan tugas," kritiknya.
Klasemen Liga Inggris
(Sky Sport)
Baca Juga:
Ironi Manchester United: Permainan Semakin Oke, Tapi Sulit Menang!
Lini Belakang Pincang dan Gol Dalot: 5 Sorotan dari Laga Manchester United vs West Ham
Roy Keane Semprot MU usai Ditahan Imbang West Ham: Makanya Jangan Klemer-klemer!
Man Utd 1-1 West Ham, Ruben Amorim Tuntut Setan Merah Berbenah!
Menghilang di Laga Man Utd vs West Ham, Ada Apa dengan Matthijs De Ligt?
Diogo Dalot Kesal MU Ditahan Imbang West Ham: Kami Harusnya Naik ke Papan Atas!
Man Utd Hanya Imbang 1-1 Lawan West Ham, Masalah Lama Masih Menghantui
Rapor Pemain Man Utd vs West Ham 1-1: Ayden Heaven Demam Panggung, Diogo Dalot Cetak Gol, Gagal Clean Sheet
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-10 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:45
-
Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:00
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
LATEST UPDATE
-
Christian Pulisic Tak Kunjung Dimainkan Ruben Amorim
Liga Italia 7 September 2026, 23:29
-
Kylian Mbappe Pede Raih Ballon d'Or 2026: Tahun yang Tepat untuk Jadi yang Terbaik
Liga Spanyol 7 September 2026, 21:15
-
Real Madrid Krisis Gelandang saat Jumpa Inter Milan
Liga Champions 7 September 2026, 20:45
-
Arda Guler Absen Lawan Inter Milan, Momen Yan Diomande untuk Unjuk Gigi!
Liga Champions 7 September 2026, 20:18
-
Sudah Kebobolan 6 Gol, Pertahanan Manchester United Punya Masalah Serius?
Liga Inggris 7 September 2026, 19:48
-
Daftar Lengkap 16 Negara Peserta Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 7 September 2026, 18:56
-
Debut Memukau Dion Markx Bersama Persita: Langsung Jadi Man of the Match
Bola Indonesia 7 September 2026, 18:50
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
-
Prediksi Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:28
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



