Ruben Amorim Mainkan Mason Mount di Posisi Nyeleneh, Legenda MU: Gila!
Ari Prayoga | 30 September 2025 05:30
Bola.net - Mantan kapten Manchester United, Gary Neville, melancarkan kritik pedas kepada manajer Ruben Amorim usai Setan Merah tumbang 1-3 dari Brentford pada akhir pekan lalu.
Menurut Neville, salah satu penyebab buruknya performa United adalah pilihan Amorim yang kembali menurunkan Mason Mount sebagai wing-back kiri.
Mount masuk menggantikan Luke Shaw di babak kedua. Namun kehadirannya justru tidak memberi dampak signifikan. Hanya berselang beberapa menit setelah masuk, United malah kebobolan gol ketiga lewat serangan balik kilat yang diselesaikan Mathias Jensen.
Mount di Manchester United

Pemain berusia 26 tahun itu sejatinya merupakan pembelian besar United pada musim panas 2023 dari Chelsea dengan biaya mencapai £60 juta.
Mount sempat dipercaya sebagai starter di awal musim, tetapi cedera yang didapat ketika melawan Burnley membuatnya harus menepi cukup lama.
Setelah pulih, ia perlahan kembali diturunkan sebagai pemain pengganti, termasuk saat tampil di laga penuh drama kontra Chelsea pada pekan sebelumnya.
Kritikan Neville
Neville mengaku heran dengan keputusan Amorim yang menempatkan Mount di posisi yang bukan perannya. Dalam podcast miliknya, ia menyebut langkah tersebut sebagai keputusan yang “benar-benar gila.”
“Saya sudah memperingatkan sejak beberapa pekan lalu bahwa Mason Mount tidak cocok bermain sebagai wing-back kiri. Tapi kenyataannya dia kembali dipasang di sana saat melawan Brentford, dan hasilnya terlihat sangat buruk,” ujar Neville.
Ia menambahkan, menaruh Mount di posisi tersebut sama sekali tidak bisa dibenarkan. “Anda tidak bisa memaksa Mount bermain sebagai bek sayap. Bahkan di posisi utamanya saya masih punya keraguan, apalagi dimainkan di sana. Itu keputusan yang sangat keliru,” ucapnya.
Performa United yang Menurun
Selain persoalan Mount, Neville juga menyoroti permainan United secara keseluruhan. Menurutnya, kemenangan atas Chelsea sebelumnya tidak sepenuhnya mencerminkan peningkatan karena lawan bermain dengan 10 orang.
“Kalau kita melihat laga melawan Brentford, terlihat jelas ada beberapa pemain yang mulai ragu terhadap ide dan strategi yang diterapkan. Dari bahasa tubuh hingga ekspresi wajah, mereka tampak kurang percaya diri,” kata Neville.
Kekalahan ini membuat United gagal melanjutkan tren positif usai menumbangkan Chelsea. Amorim kini dituntut segera menemukan solusi agar tim tidak semakin merosot di klasemen Premier League.
Sumber: The Gary Neville Podcast
Klasemen Premier League 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Newcastle Buka Peluang Jual Sandro Tonali, Manchester United Siap Menerkam
Liga Inggris 31 Maret 2026, 19:51
LATEST UPDATE
-
Operasi Transfer Vlahovic di Luar Jangkauan AC Milan
Liga Italia 1 April 2026, 01:00
-
Juventus Sebaiknya Pertahankan Vlahovic daripada Kejar Lewandowski
Liga Italia 1 April 2026, 00:29
-
Link Nonton Live Streaming Play-off Piala Dunia 2026: Bosnia vs Italia
Piala Dunia 31 Maret 2026, 23:45
-
Juventus Siap Lepas Bremer, Hanya Satu Pemain yang Tak Tersentuh
Liga Italia 31 Maret 2026, 23:27
-
Resmi! Tottenham Tunjuk Roberto De Zerbi untuk Gantikan Igor Tudor
Liga Inggris 31 Maret 2026, 23:20
-
BRI Super League: Riyatno Abiyoso yang Makin Bersinar di PSIM
Bola Indonesia 31 Maret 2026, 20:54
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56














