Rudiger Beri Hukuman untuk Amartey: Jangan Rendahkan Sejarah Chelsea!
Asad Arifin | 19 Mei 2021 14:11
Bola.net - Antonio Rudiger memberi pesan keras kepada pemain Leicester City, Daniel Amartey. Rudiger ingin bek berusia 26 tahun itu lebih menghargai sejarah klub dan hati-hati dalam bersikap.
Amartey menuai kontroversi lewat sebuah video perayaan juara Piala FA. Usai membawa Leicester menjadi juara, menang atas Chelsea di final, Amartey merayakan dengan membuang vandel Chelsea.
Video aksi Amartey itu menjadi kontroversi. Pihak Leicester City bahkan harus menghubungi Chelsea untuk meminta maaf. Amartey pun merasakan aksi 'balasan' dari pemain Chelsea atas insiden itu.
Hukuman dari Rudiger
Chelsea menang atas Leicester pada laga pekan ke-37 Premier League, Rabu (19/5/2021) dini hari WIB. Pada duel di Stamford Bridge itu, Chelsea menang dengan skor 2-1. Hasil yang vital karena kedua klub bersaing untuk posisi empat besar.
Pada menit-menit akhir, sebuah insiden terjadi. Awalnya, pemain Chelsea protes keras pada tekel Ricardo Pereira. Akan tetapi, situasi berubah ketika mereka melihat Amartey ada di kerumunan.
Thiago Silva dan Mason Mount yang awalnya melerai keributan nampak marah. Mereka melempar beberapa kata kepada Amartey. Situasi memanas sebelum akhirnya dipisahkan staf dan pemain lainnya.
"Sayangnya, beberapa orang dari mereka [Leicester] tidak tahu bagaimana merayakannya. Kami harus menghukum mereka, 100%," kata Rudiger dikutip dari Football London.
Hargai Sejarah Chelsea
Rudiger memang tidak secara tegas menyebut nama Amartey pada pernyataan yang dibuat. Namun, bek asal Jerman itu memberi pesan yang tegas dan bisa ditebak kepada siapa pesan itu ditujukan.
"Beberapa orang dari mereka [pemain Leicester] memberi kami sedikit motivasi lebih besar dari hari Sabtu [final Piala FA]," kata Rudiger.
"Selamat kepada mereka, mereka menang dan segalanya. Rayakan dan bergembiralah tapi jangan merendahkan sejarah klub [Chelsea]. Ini sedikit lebih besar dari Anda," tegas mantan pemain AS Roma.
Sumber: Football London
Baca Ini Juga:
- Galeri Foto: Premier League Akhirnya Kembali Digelar dengan Kehadiran Pemain ke-12
- Kontroversi Eran Zahavi: Bomber Israel Edit Foto Paul Pogba dengan Bendera Palestina
- Tak Ada Tuchel, Ini 5 Manajer Terbaik Dalam Sejarah Premier League
- 5 Momen Ikonik Dalam Sejarah EPL: Dari Blunder Gerrard Hingga Dongeng Leicester
- Arteta Buka Suara Soal Masa Depan Willian di Arsenal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
LATEST UPDATE
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
-
Profil Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026: Sudah Saatnya Juara Lagi
Piala Dunia 22 April 2026, 12:11
-
Trofi Apa Saja yang Bisa Dimenangkan Inter Milan Musim Ini?
Liga Italia 22 April 2026, 12:00
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Inter Milan Sudah di Final Coppa Italia, tapi Siapa Lawannya?
Liga Italia 22 April 2026, 11:10
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59








