Ryan Giggs Dukung Michael Carrick Jadi Bos Permanen Man United, Alasannya: Hidupkan Lagi DNA MU

Dimas Ardi Prasetya | 21 April 2026 14:12
Ryan Giggs Dukung Michael Carrick Jadi Bos Permanen Man United, Alasannya: Hidupkan Lagi DNA MU
Pelatih Manchester United, Michael Carrick usai laga melawan Everton di lanjutan Liga Inggris, 24 Februari 2026. (c) AP Photo/Ian Hodgson

Bola.net - Perjalanan Michael Carrick bersama Manchester United memasuki babak baru yang menarik perhatian banyak pihak. Ditunjuk sebagai pelatih interim usai pemecatan Ruben Amorim pada Januari lalu, Carrick perlahan mengubah arah tim. Sentuhan taktisnya mulai terlihat jelas dalam beberapa laga krusial.

Dalam waktu singkat, Carrick mampu membawa stabilitas yang sempat hilang di ruang ganti Setan Merah. Hasilnya pun langsung terasa, termasuk kemenangan penting 1-0 atas Chelsea di Stamford Bridge. Kemenangan tersebut menjaga asa United untuk finis di zona Liga Champions.

Advertisement

Saat ini, Manchester United menempati posisi ketiga klasemen sementara Premier League. Mereka mengoleksi 58 poin dari 33 pertandingan dan berada di jalur yang cukup aman untuk mengamankan tiket ke kompetisi elit Eropa musim depan.

Situasi ini membuat banyak pihak mulai makin serius mempertimbangkan Carrick sebagai kandidat kuat manajer permanen. Dukungan pun datang dari legenda klub, Ryan Giggs, yang melihat dampak nyata dari kepemimpinan mantan rekannya tersebut.

1 dari 3 halaman

Sentuhan Carrick Hidupkan Lagi DNA Permainan Klasik United

Sentuhan Carrick Hidupkan Lagi DNA Permainan Klasik United

Pelatih Manchester United, Michael Carrick bersalaman dengan penyerang MU, Matheus Cunha usai laga melawan Manchester City, 17 Januari 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

Ryan Giggs melihat perubahan signifikan dalam gaya bermain Manchester United sejak ditangani Carrick. Ia menilai tim kembali memainkan sepak bola khas yang dulu menjadi identitas MU. Pergerakan tanpa bola dan umpan cepat kembali menjadi senjata utama.

Dalam laga besar melawan Manchester City contohnya, Giggs menyoroti bagaimana pola permainan United terlihat lebih cair. Para pemain mampu membangun serangan dengan kombinasi umpan pendek yang efektif. Hal ini menurutnya menjadi sinyal kebangkitan filosofi lama klub.

Carrick dinilai berhasil mengembalikan prinsip dasar permainan menyerang yang selama ini melekat pada United. Transisi cepat dan keberanian mengambil risiko juga mulai terlihat kembali di lapangan. Ini menjadi pembeda dibanding era sebelumnya yang cenderung kurang konsisten.

"Saya pikir kepribadian yang kuat dan cara tenang yang dia terapkan. Cara kami bermain melawan Manchester City, itu adalah cara United, umpan dan pergerakan, umpan dan pergerakan. Ketika Anda mendapatkan bola untuk para pemain yang menggiring bola, Anda dapat menciptakan peluang, saat itulah Anda dapat mengambil risiko," ucapnya pada kanal Youtube Rio Ferdinand Presents, via Goal.

2 dari 3 halaman

Tanpa Pemain Baru, Carrick Tetap Mampu Angkat Level Tim

Tanpa Pemain Baru, Carrick Tetap Mampu Angkat Level Tim

Pelatih kepala Manchester United, Michael Carrick, merayakan kemenangan timnya seusai pertandingan Liga Inggris melawan Fulham, Minggu (1/2/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Salah satu hal yang juga diapresiasi Giggs adalah kemampuan Carrick meningkatkan performa tim tanpa tambahan pemain baru. Dalam bursa transfer musim dingin, United tidak melakukan perekrutan pemain namun performa tim bisa menunjukkan peningkatan signifikan.

Kemenangan beruntun atas tim besar seperti Manchester City dan Arsenal menjadi bukti nyata. Para pemain yang sebelumnya tampil inkonsisten mulai menunjukkan performa terbaiknya. Carrick mampu memaksimalkan potensi skuad yang ada.

Giggs menilai pendekatan taktis Carrick sangat efektif dalam waktu singkat dan hal ini menunjukkan kapasitasnya sebagai pelatih yang memahami DNA klub. Pria asal Wales itu pun tak sabar melihat bagaimana performa MU jika Carrick mendapat pemain yang sesuai dengan keinginannya musim depan.

"Manchester United selalu mengutamakan pemain yang tidak lebih cepat dari bola, Anda melihat itu dalam formasi segitiga kecil di pertandingan melawan City dan itu setelah hanya beberapa hari latihan. Mari kita lihat apa yang bisa ia lakukan dengan pramusim dan mendapatkan pemain yang ia inginkan," serunya.

LATEST UPDATE