Saat Anfield Berbalik Menyerang Putra Daerahnya
Richard Andreas | 13 Mei 2025 11:15
Bola.net - Suasana di Anfield berubah menjadi penuh ketegangan ketika Trent Alexander-Arnold berdiri di tepi lapangan, menanti untuk masuk di babak kedua. Di sela sorakan, terdengar nyanyian untuk Steven Gerrard — simbol loyalitas yang kini kontras dengan keputusan Alexander-Arnold meninggalkan Liverpool ke Real Madrid.
Keputusan itu dianggap oleh sebagian fans sebagai pengkhianatan terhadap nilai klub. Gerrard tetap setia meski banyak godaan dari klub elite Eropa, sementara Alexander-Arnold memilih pergi saat kontraknya habis, tanpa menghasilkan uang sepeser pun untuk klub masa kecilnya.
Setiap sentuhan bolanya disambut siulan dan cemoohan. Sorakan tersebut datang dari sebagian besar pendukung tuan rumah, sebagai bentuk kekecewaan mendalam terhadap wakil kapten yang sudah secara resmi mengumumkan kepindahannya ke Spanyol.
Hari Pahit di Tengah Euforia Gelar Juara
Alexander-Arnold terlihat terpukul, begitu juga sebagian besar rekan setimnya. Ini adalah momen yang tak biasa terjadi di Anfield — seorang pemain lokal dihujat oleh pendukungnya sendiri dalam laga kandang. Bahkan saat Lucas Leiva pernah dicemooh pada 2008, atau ketika Roy Hodgson gagal total sebagai manajer, tak pernah ada perlakuan sekeras ini.
Cemoohan ini bahkan berdampak buruk bagi performa tim. Arsenal, lawan yang mereka hadapi hari itu, seolah mendapat energi tambahan dari atmosfer negatif di tribun. Bentrokan antarpendukung pecah, memperdebatkan apakah perlakuan terhadap Alexander-Arnold itu pantas atau tidak.
Yang seharusnya menjadi pesta perayaan gelar Liga Inggris justru berubah menjadi momen pahit. Fans terbelah — antara yang kecewa berat dan yang ingin memberikan perpisahan yang layak bagi pemain yang telah berjuang sejak usia enam tahun di akademi klub.
Tetap Profesional di Tengah Sorakan
Namun, Trent Alexander-Arnold menunjukkan mentalitas profesional. Ia terus meminta bola dan berusaha memberi dampak. Satu umpan matang nyaris membuahkan gol untuk Darwin Nunez, andai sentuhan striker Uruguay itu lebih baik.
Ia juga nyaris mencetak gol melalui tendangan bebas yang melenceng tipis, serta mengirim umpan berbahaya di masa injury time yang tak berhasil disambut Jota maupun Nunez. Di tengah badai cemoohan, Alexander-Arnold tetap menunjukkan kelasnya.
Alih-alih langsung masuk ke lorong stadion usai laga, ia memilih berjalan keliling lapangan dan memberikan tepuk tangan ke empat sisi tribun Anfield.
Meskipun diiringi cemoohan, ia tetap memberikan penghormatan terakhir — satu sikap yang bagi sebagian pendukung cukup untuk mengingatkan siapa dia sesungguhnya: Seorang juara sejati yang mungkin hanya ingin tantangan baru.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



