Sarri Keras Kepala, Chelsea Rasa Napoli
Richard Andreas | 1 Februari 2019 12:30
Bola.net - - Perkembangan Chelsea di bawah bimbingan Maurizio Sarri mulai menemui titik jenuh. Permainan Chelsea monoton dan terlalu mudah ditebak. Situasi Sarri mulai tidak nyaman di kursi pelatih The Blues.
Terakhir, Chelsea dihajar Bournemouh dengan skor telak 0-4. Kalah-menang merupakan hal biasa dalam sepak bola, tapi kalah empat gol tanpa balas dari tim seperti Bournemouth jelas tidak bisa diterima bagi tim sekelas Chelsea.
Mengutip ESPN FC, Mark Ogden meyakini Sarri harus berhati-hati untuk menghindari pemecatan. Progres dan trofi adalah dua hal penting bagi pelatih Chelsea di era Roman Abramovich, dan biasanya pelatih diminta memberikan keduanya, bukan salah satu.
Sarri juga baru saja membuat kesalahan besar pertamanya ketika mengkritik pemain Chelsea di depan publik. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Mengkritik Pemain
Chelsea sudah dua kali mengkritik pemain Chelsea. Pertama ketika Chelsea takluk 0-2 dari Arsenal di Premier League, dia mengkritik motivasi skuatnya. Kedua, dia juga menuding skuatnya "bermain seperti 11 individual".
Masalahnya, ketika pelatih berani mengkritik pemainnya di depan publik, pesan itu tak bisa ditarik kembali. Communication is irreversible, Sarri tidak bisa menarik kembali ucapannya. Sekarang dia harus mengatasi masalah itu.
Sarri sebenarnya mengubah Chelsea jadi cukup baik. Mereka sempat melewati 18 pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi sampai kekalahan dari Tottenham Hotspur di Wembley. Namun, sejak saat itu, mereka menelan lima kekalahan lagi.
Keras Kepala

Jika mau bersikap adil, sebenarnya Sarri memulai pekerjaannya cukup terlambat. Sarri tidak bisa menjalani pramusim yang baik karena pemecatan Antonio Conte yang terlambat. Dia juga harus mencari pencetak gol yang bisa diandalkan karena Alvaro Morata [sekarang dipinjamkan ke Atletico Madrid] dan Olivier Giroud yang tidak mumpuni.
Sarri memilih untuk mendatangkan Gonzalo Higuain untuk mengatasi masalah tersebut. Kedatangan Higuain melengkapi trio motor Napoli beberapa tahun silam: Sarri-Jorginho-Higuain.
Meski demikian, keputusan ini sebenarnya mengindikasikan masalah dan kelemahan terbesar Sarri, dia tak mau berkompromi dengan filosofi dan taktiknya. Sarri hanya punya satu taktik, satu cara permain, juga hanya mengandalkan beberapa permain tertentu.
Inilah masalah utama Chelsea yang sebenarnya, taktik Sarri terlalu mudah dibaca. Jorginho dan Higuain jelas akan jadi incaran utama pemain-pemain lawan. Sarri membikin Chelsea rasa Napoli.
Berita Video
Berita video aktivitas transfer pemain jelang penutupan bursa transfer Januari pada Kamis (31/1/2019).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:25
-
Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:02
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













