Sarri Senang Bisa Melatih Chelsea
Editor Bolanet | 18 Juli 2018 21:55
Chelsea memutuskan untuk tak bekerjasama lagi dengan Antonio Conte. Padahal dalam dua musim ia memberikan dua gelar juara yakni Premier League dan FA Cup.
Selain itu, Conte sejatinya juga masih terikat kontrak selama satu musim lagi. Manajer asal Italia itu akhirnya didepak per tanggal 13 Juli lalu. (cfc/dim)
Kebahagiaan Sarri

Tak lama setelah Conte pergi, Chelsea langsung mengumumkan penunjukan Sarri. Di Stamford Bridge ia dikontrak selama tiga tahun alias hingga musim panas 2021.
Kesempatan menangani Chelsea ini disambut dengan sangat bahagia oleh Sarri. Ia bahagia karena bisa bermain di liga terbaik di dunia.
Sungguh menyenangkan bagi saya untuk berada di sini, di London. Sangat menyenangkan bagi saya untuk berada di Premier League, di kompetisi terbaik di dunia, serunya pada situs resmi klub.
Saya sangat senang berada di sini di Chelsea, tegasnya.
Tantangan Sulit

Manajer berusia 59 tahun ini kemudian menyadari bahwa berkarir di Premier League bukanlah hal yang mudah. Hal itu sudah terbukti berkali-kali.
Akan tetapi, Sarri menegaskan tak gentar dengan kesulitan yang akan ia hadapi. Menurutnya kesulitan itu justru memberikan daya tarik tersendiri.
Bagi saya ini adalah tantangan yang sulit tetapi sangat menarik. Saya tahu ini akan sangat sulit, di sini kami memiliki pelatih dan pemain terkuat di dunia, jadi saya tahu ini akan menjadi tantangan yang sangat sulit.
Lebih Kuat dari Serie A

Lebih lanjut, Sarri mengakui bahwa kompetisi Premier League lebih superior ketimbang Serie A. Khususnya dalam hal kekuatan.
Premier League berbeda dari Serie A karena lebih kuat. Serie A secara taktik sulit tetapi di sini ada pemain-pemain yang lebih kuat, tutur Sarri.
Namun saya tidak ingin membuat kesal apapun, saya harus bersenang-senang agar bisa tampil bagus dan dalam beberapa tahun terakhir ada yang berubah di Premier League, bukan tipikal tim-tim Inggris dalam hal bermain dan ini telah memberi saya kepercayaan, serunya.
[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







