Seberapa Rendah Liverpool Pernah Finish? Catatan Terburuk dan Ancaman Musim Ini
Richard Andreas | 28 November 2025 11:59
Bola.net - Liverpool dikenal sebagai salah satu kekuatan konsisten di Liga Inggris, terutama sejak era Premier League dimulai pada 1992.
Mereka dua kali menjadi juara, termasuk pada musim 2024/2025 di bawah Arne Slot, dan kerap bersaing di papan atas. Namun sejarah juga mencatat momen ketika performa mereka melorot drastis.
Perjalanan panjang klub ini memperlihatkan bahwa tidak semua musim berjalan mulus. Ada situasi ketika skuat kesulitan menemukan ritme permainan dan berakhir jauh dari target empat besar. Kondisi seperti itu kembali disorot setelah performa Liverpool musim ini menurun tajam.
Dengan awal musim yang sulit dan sederet kekalahan, muncul pertanyaan besar: Apakah ini akan menjadi musim dengan posisi akhir terburuk dalam sejarah Premier League bagi Liverpool?
Catatan Finish Terendah Liverpool di Liga Premier

Dalam sejarah Premier League, Liverpool belum pernah mengakhiri musim di paruh bawah klasemen.
Namun, mereka beberapa kali mendekati titik itu, terutama ketika produktivitas dan stabilitas tim menurun. Musim 2011/2012 menjadi yang paling buruk dari sisi perolehan poin.
Pada musim tersebut, Liverpool hanya mengumpulkan 52 poin dan berada di posisi kedelapan. Skuatdyang ditangani Kenny Dalglish diisi pemain-pemain yang tidak mampu memberikan konsistensi.
Mereka menutup musim satu tingkat di bawah Everton meski masih memiliki nama besar seperti Steven Gerrard dan Luis Suarez.
Finis posisi kedelapan pernah terjadi pada musim 1993/1994 dan 2015/2016, tetapi dengan 60 poin. Selain itu, Liverpool pernah tiga kali mengakhiri musim di posisi ketujuh, masing-masing pada musim 1998/1999, 2009/2010, dan 2012/2013.
Rincian Musim dengan Finish Terendah

Beberapa musim mencerminkan betapa Liverpool sempat kesulitan bersaing. Perolehan poin menjadi indikator utama dalam melihat performa keseluruhan tim. Catatan musim 2011/2012 menjadi penanda terendah dari sisi hasil akhir.
Berikut daftar lengkap posisi terendah Liverpool berserta poin per musim:
- Musim 2011/2012: posisi 8 dengan 52 poin dari 38 laga.
- Musim 1998/1999: posisi 7 dengan 54 poin dari 38 laga.
- Musim 1993/1994: posisi 8 dengan 60 poin dari 42 laga.
- Musim 2015/2016: posisi 8 dengan 60 poin dari 38 laga.
- Musim 2012/2013: posisi 7 dengan 61 poin dari 38 laga.
- Musim 2009/2010: posisi 7 dengan 63 poin dari 38 laga.
Data ini memperlihatkan bahwa meskipun memiliki sejarah kuat, Liverpool tidak sepenuhnya luput dari penampilan mengecewakan. Variasi poin dan posisi menggambarkan fluktuasi yang pernah terjadi dalam perjalanan liga.
Apakah Musim 2025/2026 Akan Jadi yang Terburuk?
Musim 2025/2026 mengawali babak baru ketidakpastian bagi Liverpool. Setelah dua belas pertandingan, mereka berada di posisi ke-11 dan telah kalah enam kali dari tujuh laga terbaru. Rentetan buruk sejak akhir September membuat tim merosot dari puncak klasemen menuju papan tengah.
Salah satu faktor utama penurunan performa adalah tidak maksimalnya para rekrutan baru seperti Alexander Isak dan Florian Wirtz. Sementara itu, lini belakang terlihat rapuh dengan performa yang jauh dari stabil.
Pemain-pemain seperti Virgil van Dijk, Ibrahima Konate, Jeremy Frimpong, dan Milos Kerkez belum mampu menunjukkan konsistensi.
Di tengah tekanan, posisi Slot masih dianggap aman untuk saat ini. Keyakinan muncul dari kualitas skuat dan peluang memperkuat tim pada bursa transfer Januari.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







