Secara Terang-terangan Cahill AKui Kehilangan Respek pada Sarri
Dimas Ardi Prasetya | 5 Mei 2019 18:59
Bola.net - - Bek senior Chelsea Gary Cahill mengakui ia sudah tak lagi memiliki rasa respek terhadap manajernya sekarang ini, Maurizio Sarri.
Cahill terhitung sukses selama bermain di Chelsea. Selain menjadi bagian penting dari skuat, ia juga berhasil membantu klub itu meraih beberapa gelar juara.
Di antaranya dua gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions. Namun di era Sarri, eks bek timnas Inggris ini tersisihkan ke bangku cadangan.
Bek berusia 33 tahun ini hanya bermain sebanyak tujuh kali di semua ajang kompetisi di bawah asuhan manajer asal Italia tersebut. Total, ia hanya mendapat waktu bermain selama 21 menit saja.
Masa Paling Sulit
Cahill mengaku perjalanan karirnya pada musim ini menjadi mimpi buruk baginya. Ia pun tak ingin menyimpan memori secuil apapun terkait apa yang dijalaninya di era Sarri.
"Ini benar-benar mengerikan bagi saya secara pribadi," katanya kepada The Telegraph.
"Itu hanya akan terhapus dari kepala saya ketika saya meninggalkan Chelsea. Ingatan terakhir saya adalah final Piala FA musim lalu," ujarnya.
"Ini sangat sulit. Saya telah bermain secara teratur selama enam musim sebelumnya dan saya telah memenangkan segalanya dengan Chelsea, jadi menonton dari tribun adalah sesuatu yang tidak saya harapkan," keluhnya.
Sulit untuk Respek
Cahill mengaku perlakuan Sarri kepadanya sungguh tak bisa diterima. Maka dari itu ia pun kehilangan rasa hormatnya kepada eks bos Napoli ini.
"Saya tahu cara kerja seluruh klub, saya punya hubungan besar dengan semua pemain dan staf, namun belum ada yang dimanfaatkan," serunya.
"Jika Anda tidak bermain pemain, pemain mana pun, selama dua, tiga, empat pertandingan, maka Anda tidak harus memberikan alasan untuk itu. Tetapi jika mencapai delapan atau sembilan pertandingan, maka Anda harus menjelaskan situasinya Apa yang terjadi? Tetapi manajer belum melakukan itu," ketusnya.
"Saya melihat beberapa situasi dengan pemain yang memenangkan gelar bersama Chelsea, bukan hanya saya sendiri, dan itu tidak benar. Itu membuat saya sangat sulit untuk menghormati seseorang yang tidak menghormati apa yang sebagian dari kami telah menangi bersama klub," tegasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
















