Sederet Alasan Arsenal Masih Favorit Juara Premier League
Richard Andreas | 20 April 2026 22:30
Bola.net - Kekalahan 1-2 dari Manchester City di Etihad Stadium sempat memunculkan keraguan besar terhadap peluang Arsenal dalam perebutan gelar Premier League. Namun, suasana di dalam tim justru menunjukkan hal berbeda.
Sebuah momen usai laga menjadi gambaran jelas. Declan Rice terlihat berbicara kepada Martin Odegaard dan menegaskan bahwa perburuan gelar belum selesai. Keyakinan itu juga diamini oleh Mikel Arteta dalam konferensi pers.
Dengan lima laga tersisa dan selisih poin yang masih sangat tipis, Arsenal belum benar-benar tersingkir dari persaingan. Bahkan, ada sejumlah faktor yang membuat mereka tetap layak disebut sebagai favorit.
Keyakinan Internal Masih Terjaga

Salah satu kekuatan utama Arsenal saat ini adalah mentalitas tim yang belum runtuh. Declan Rice secara tegas menolak anggapan bahwa kekalahan dari City menjadi akhir segalanya.
“Itu belum selesai,” menjadi pesan singkat namun tegas yang ia sampaikan kepada Odegaard. Pernyataan itu mencerminkan bahwa ruang ganti Arsenal masih penuh keyakinan.
Mikel Arteta juga menguatkan pandangan tersebut. Ia menyebut para pemainnya justru semakin yakin bisa menjadi juara setelah melihat bagaimana mereka mampu menekan City di kandangnya sendiri.
Performa di Etihad memang menunjukkan bahwa Arsenal masih bisa bersaing di level tertinggi. Mereka hanya kalah karena detail kecil, bukan karena perbedaan kualitas yang mencolok.
Detail Kecil yang Menentukan di Etihad

Arsenal sebenarnya nyaris membawa pulang hasil positif dari markas City. Beberapa peluang emas menjadi bukti bahwa laga berjalan sangat ketat.
Tembakan Eberechi Eze yang membentur tiang serta sundulan Kai Havertz di masa injury time yang melambung tipis di atas mistar menjadi momen krusial. Situasi seperti ini menunjukkan betapa tipisnya margin dalam pertandingan besar.
Arteta pun menyadari bahwa timnya tampil jauh lebih baik dibanding laga sebelumnya melawan Bournemouth. Pertanyaan yang muncul kemudian adalah mengapa performa tersebut tidak muncul lebih awal.
Dua kekalahan beruntun dari Bournemouth dan City, ditambah hasil imbang melawan Wolves, memang merugikan. Namun performa di Etihad tetap memberikan sinyal bahwa Arsenal masih punya kualitas untuk bangkit.
Persaingan Ketat, Statistik Tidak Jauh Berbeda
Jika melihat statistik terbaru, perbedaan antara Arsenal dan Manchester City tidak signifikan. Kedua tim mencatatkan performa yang hampir identik dalam beberapa pekan terakhir.
Arsenal sempat mencatatkan performa stabil sejak kekalahan dari Manchester United pada Januari. Bahkan, mereka memiliki catatan kemenangan beruntun yang sama dengan City, yakni empat laga.
Dalam 10 pertandingan terakhir Premier League, kedua tim juga sama-sama mencetak 20 gol. Ini menegaskan bahwa dominasi City tidak sekuat musim-musim sebelumnya.
Saat ini, hanya tiga poin dan satu gol yang memisahkan kedua tim. Bahkan, Arsenal masih berada di puncak klasemen hingga City memainkan laga tunda melawan Burnley.
Jadwal Jadi Keuntungan Besar Arsenal
Faktor terbesar yang bisa menguntungkan Arsenal adalah jadwal pertandingan. Lima laga tersisa mereka semuanya dimainkan di London.
Arsenal akan menghadapi Newcastle, Fulham, dan Burnley di kandang, serta bertandang ke markas West Ham dan Crystal Palace. Seluruh lawan tersebut berasal dari papan bawah klasemen.
Di sisi lain, Manchester City harus menghadapi lawan yang lebih berat. Mereka masih harus bertemu tim-tim yang bersaing di papan atas dan zona Eropa.
Perbedaan tingkat kesulitan ini bisa menjadi penentu dalam perebutan gelar. Arsenal memiliki peluang lebih besar untuk meraih kemenangan sekaligus mencetak banyak gol.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







