Segini Anggaran Belanja Newcastle United Setelah Resmi Jadi 'Sultan' di Inggris
Yaumil Azis | 8 Oktober 2021 13:20
Bola.net - Newcastle United resmi dipegang oleh pemilik baru. Mereka adalah konsorsium milik Pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman, bernama Public Investment Fund (PIF).
Momen ini telah ditunggu-tunggu oleh fans Newcastle United. Begitu pernyataan resminya keluar, mereka berbondong-bondong turun ke jalan dan memadati St James' Park untuk merayakan pergantian kepemilikan ini.
PIF membeli 80 persen saham Newcastle United seharga 300 juta pounds yang cukup untuk menjadikan mereka sebagai pemilik mayoritas klub. Sekaligus mendepak Mike Ashley yang telah mengurus the Magpies sejak tahun 2007.
Keberadaan PIF diyakini bisa membuat Newcastle United jadi mendadak kaya. Sebab menurut beberapa laporan, kekayaan Mohamed Bin Salman melebihi pemilik klub-klub papan atas Inggris termasuk Manchester City.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Anggaran Belanja Newcastle
Dengan dukungan dana berjumlah fantastis, Newcastle United jadi mampu berbicara banyak di bursa transfer selayaknya klub-klub kaya. Pemilik klub baru diyakini bisa mengucurkan uang berjumlah fantastis untuk dibelanjakan.
Sebagai awalan, seperti yang dilaporkan the Guardian, the Magpies diketahui mampu menghabiskan uang lebih dari 150 juta pounds untuk belanja talenta baru. Itu adalah anggaran klub selama 12 bulan ke depan.
Tentu, Newcastle United tidak bisa sembarangan merogoh kocek mereka di bursa transfer mendatang. Sebab regulasi UEFA, Financial Fair Play (FFP) selalu memantau klub-klub yang berlebihan dalam mengeluarkan uangnya.
Pergantian Pelatih Bisa Terjadi
Beberapa nama besar pun mulai dikaitkan dengan the Magpies pasca pergantian kepemilikan. Namun karena bursa transfer telah ditutup, mereka tak bisa berbuat banyak untuk merekrut sosok baru yang lebih berkualitas dari pemain sekarang.
Kendati demikian, mereka bisa saja melakukan pergantian pelatih dalam waktu dekat ini. Steve Bruce selaku pelatih sekarang bahkan sudah pasrah kalau manajemen baru memutuskan untuk menggantinya dengan sosok lain.
"Pemilik baru normalnya menginginkan pelatih baru. Saya sudah cukup lama beredar untuk memahami hal tersebut. Keputusan tidak berada di tangan saya," ujarnya kepada the Telegraph.
"Saya menerima itu dan akan menerima apapun yang datang. Saya harus menunggu untuk bisa berbicara dengan orang-orang ketika waktunya sudah tepat," pungkasnya.
(The Guardian)
Baca Juga:
Terancam Didepak Newcastle, Steve Bruce: Beri Saya Kesempatan!
Resmi Jadi Klub Sultan, Newcastle Diminta Rekrut Antonio Conte
Fantasi Trio Lini Depan Newcastle: Santiago Munez, Gavin Harris, dan Kylian Mbappe
Janji Manis Pemilik Baru Newcastle: Sukses Jangka Panjang, Rutin Meraih Gelar Juara
Newcastle Mendadak Kaya, Banjir Ajakan Hijrah buat Fans Barcelona dan Arsenal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














