'Sejak 2003, Arsenal Mulai Melemah'
Editor Bolanet | 30 Juli 2015 13:06
- Mantan pemain dan kapten Manchester United, Gary Neville, mengungkapkan bahwa masa terbaik persaingan Arsenal-United adalah pada rentan waktu 1996 hingga 2001. Ia juga mengatakan jika setelah masa-masa tersebut, Arsenal menjadi sedikit melemah.
Meski diketahui pada 2003/04 Thierry Henry dkk berhasil merengkuh gelar liga dengan catatan fantastis (tak terkalahkan), namun menurut Neville persaingan diantara The Gunners dan The Red Devils tak lagi sama.
Neville pun coba mengingat kembali bagaimana kedashyatan pasukan Arsene Wenger saat masih dibela pemain-pemain seperti Tony Adams dan Martin Keown. Saya ingat saat Martin Keown, Tony Adams atau Steve Bould benar-benar memberikan kesulitan bagi penyerang kami. Pada pertandingan antara Arsenal vs Manchester United, kalian akan berpikir kedua bek tersebut akan bermain agresif, ujarnya kepada FourFourTwo.
Antara tahun 1996 dan 2001, itu adalah pertemuan terbaik karena tidak pernah ada keluhan. Semua pemain bertarung dan tidak ada yang manja, imbuhnya.
Lalu Arsenal berubah. Pada 2003 mereka berubah menjadi sedikit lebih 'berharga'. Mereka berpikir tidak ada yang mampu menyentuh mereka. Mereka tidak punya pemain yang bisa menjadi andalan mereka seperrti yang kita lihat saat ini, pungkasnya.[initial]
(fft/yp)
Meski diketahui pada 2003/04 Thierry Henry dkk berhasil merengkuh gelar liga dengan catatan fantastis (tak terkalahkan), namun menurut Neville persaingan diantara The Gunners dan The Red Devils tak lagi sama.
Neville pun coba mengingat kembali bagaimana kedashyatan pasukan Arsene Wenger saat masih dibela pemain-pemain seperti Tony Adams dan Martin Keown. Saya ingat saat Martin Keown, Tony Adams atau Steve Bould benar-benar memberikan kesulitan bagi penyerang kami. Pada pertandingan antara Arsenal vs Manchester United, kalian akan berpikir kedua bek tersebut akan bermain agresif, ujarnya kepada FourFourTwo.
Antara tahun 1996 dan 2001, itu adalah pertemuan terbaik karena tidak pernah ada keluhan. Semua pemain bertarung dan tidak ada yang manja, imbuhnya.
Lalu Arsenal berubah. Pada 2003 mereka berubah menjadi sedikit lebih 'berharga'. Mereka berpikir tidak ada yang mampu menyentuh mereka. Mereka tidak punya pemain yang bisa menjadi andalan mereka seperrti yang kita lihat saat ini, pungkasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Ganggu Manchester United dalam Perekrutan Manu Kone?
Liga Inggris 21 Juli 2026, 10:00
-
Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 08:30
LATEST UPDATE
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













