Selebrasi Ala Mourinho, Enzo Maresca Dijatuhi Sanksi FA Segini
Richard Andreas | 16 Oktober 2025 06:02
Bola.net - Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, harus menerima konsekuensi atas selebrasi liarnya di laga melawan Liverpool. Federasi Sepak Bola Inggris (FA) resmi menjatuhkan sanksi berupa larangan mendampingi satu pertandingan dan denda finansial.
Perayaan itu terjadi setelah kemenangan dramatis Chelsea atas Liverpool di Stamford Bridge sebelum jeda internasional. Momen emosional tersebut seolah menandai kebangkitan tim sekaligus mencerminkan karakter penuh gairah dari sang pelatih asal Italia.
Namun, di balik euforia yang memuncak itu, tindakan Maresca dianggap melampaui batas aturan. FA pun turun tangan memberikan hukuman disiplin untuk menjaga integritas di lapangan Premier League.
Selebrasi Emosional Maresca Berujung Hukuman
FA mengonfirmasi bahwa Enzo Maresca dikenai larangan satu pertandingan dan denda sebesar 8.000 pounds (sekitar 178 juta rupiah). Hukuman itu dijatuhkan setelah ia mengakui tuduhan pelanggaran perilaku menyusul kartu merah yang diterimanya dalam kemenangan 2-1 atas Liverpool.
Perayaan Maresca bermula dari gol penentu kemenangan yang dicetak oleh remaja asal Brasil, Estevao, pada menit ke-95. Gol pertamanya di Premier League itu memastikan tiga poin penting bagi Chelsea, sekaligus memicu selebrasi besar-besaran di Stamford Bridge.
Dalam euforia tersebut, Maresca berlari menuju garis lapangan dan memeluk para pemainnya di dekat bendera pojok, sebuah aksi spontan yang justru membuatnya diusir wasit Anthony Taylor karena dianggap berlebihan.
Selebrasi yang Mengingatkan pada Jose Mourinho

Tindakan Maresca itu sontak mengingatkan publik pada selebrasi legendaris Jose Mourinho di Old Trafford pada 2004. Saat itu, Mourinho yang masih menukangi Porto berlari di sepanjang garis lapangan untuk merayakan gol Costinha yang menyingkirkan Manchester United dari Liga Champions.
Kebetulan, Mourinho kemudian menjadi pelatih Chelsea pada musim panas berikutnya dan langsung mempersembahkan gelar Premier League serta Piala Liga di musim perdananya. Gestur emosional seperti itu pun menjadi bagian dari identitas khas Mourinho sepanjang kariernya.
Kini, dua dekade berselang, Maresca, pelatih baru yang juga dikenal ekspresif, justru meniru momen bersejarah itu. Namun, alih-alih menjadi nostalgia manis, perayaan tersebut berakhir dengan konsekuensi disiplin dari FA.
Maresca: Itu Reaksi Instingtif
Setelah pertandingan, Maresca enggan menyesali tindakannya. Ia menegaskan bahwa selebrasi tersebut murni reaksi spontan atas keberhasilan timnya mengamankan kemenangan penting melawan lawan berat.
Menurut pernyataan resmi FA, pelatih asal Italia itu mengakui tuduhan bertindak tidak pantas dan menerima hukuman standar. Ia dianggap menggunakan bahasa atau perilaku yang tidak sesuai selama laga berlangsung, yang berujung pada pengusiran pada menit ke-96.
Meski demikian, Maresca menilai momen itu tak lebih dari luapan emosi alami. “Selebrasi itu reaksi instingtif,” ujarnya singkat usai laga, menegaskan bahwa semangatnya adalah bentuk komitmen penuh terhadap tim.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Lionel Messi Umumkan Messi Cup: Turnamen Eksklusif yang Libatkan Klub-Klub Top Dunia
- Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
- Chelsea Resmi Rekrut 2 Bintang Muda Inggris, Siapa Mereka?
- Pemain Terbaik Versi Cole Palmer: Ronaldo Tak Masuk Top 3, Messi Jelas GOAT!
- Profil Estevao Willian: Messi dari Brasil yang Sempat Didambakan MU, Namun Bersinar di Chelsea
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Liverpool vs Burnley: Florian Wirtz
Liga Inggris 18 Januari 2026, 00:47
-
Hasil Chelsea vs Brentford: The Blues Menang Lewat Gol Joao Pedro dan Cole Palmer
Liga Inggris 18 Januari 2026, 00:06
-
Derby Manchester Old Trafford: 5 Pelajaran di Balik Hasil Duel Man Utd vs Man City
Liga Inggris 17 Januari 2026, 23:18
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Cagliari vs Juventus: Elia Caprile
Liga Italia 18 Januari 2026, 05:03
-
Hasil Cagliari vs Juventus: Dominan Tanpa Gol, Juve Tumbang 0-1
Liga Italia 18 Januari 2026, 04:52
-
Hasil Al Nassr vs Al Shabab: Menang 3-2 Tanpa Gol Cristiano Ronaldo
Asia 18 Januari 2026, 04:14
-
Prediksi Real Sociedad vs Barcelona 19 Januari 2026
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Lecce 19 Januari 2026
Liga Italia 18 Januari 2026, 02:45
-
Hasil Nottm Forest vs Arsenal: Tanpa Gol, tapi The Gunners Aman di Puncak
Liga Inggris 18 Januari 2026, 02:33
-
Man of the Match Udinese vs Inter: Lautaro Martinez
Liga Italia 18 Januari 2026, 01:42
-
Man of the Match Real Madrid vs Levante: Kylian Mbappe
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 01:21
-
Keras! Antonio Conte Sindir Ruben Amorim Arogan?
Liga Italia 18 Januari 2026, 00:57
-
Cemooh Bernabeu: Vinicius dan Bellingham Jadi Sasaran Amarah Fans Real Madrid
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 00:54
-
Man of the Match Liverpool vs Burnley: Florian Wirtz
Liga Inggris 18 Januari 2026, 00:47
-
Hasil Chelsea vs Brentford: The Blues Menang Lewat Gol Joao Pedro dan Cole Palmer
Liga Inggris 18 Januari 2026, 00:06
LATEST EDITORIAL
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45



