Sepak Pojok Jadi Momok Menakutkan Leicester
Editor Bolanet | 27 September 2016 22:32
Saat ini gawang The Foxes sudah kebobolan 11 gol, hanya satu gol lebih baik dari tim penghuni dasar klasemen yakni Sunderland.
Saat kalah dari Manchester United dengan skor 4-1, tiga gol Setan Merah berasal dari situasi bola mati yakni sepak pojok. Hal ini diakui sebagai sebuah masalah besar oleh pelatih Claudio Ranieri. Bahkan, telah menjadi momok untuk para pemainnya.
Kami kebobolan gol. Terlalu banyak. Ya, terlalu banyak gol. Saya bicara ini kepada pemain dan mereka takut. Ini bukan tentang aturan baru dari wasit, itu hal yang biasa kami lakukan, buka Ranieri.
Saya berkata pada pemain 'mengapa kami berubah?' Musim lalu Leicester adalah salah satu klub terbaik di liga dan kebobolan gol sangat sedikit dari bola mati.
Sekarang kami meninggalkan empat meter. Kami harus kembali menemukan kekuatan kami, tukas pelatih asal Italia ini. Sepanjang musim lalu, Leicester hanya kebobolan 36 gol. Paling baik kedua, selisih satu gol dengan Tottenham dan Manchester United yang paling sedikit kebobolan. [initial]
Baca Ini Juga:
- Tanpa Cesc dan Van Persie, Inilah Arsenal XI Pilihan Cazorla
- Coquelin Hanya Absen Selama 21 Hari
- Ferdinand: Bangku Cadangan Bisa Bikin Rooney Lebih Baik
- Jadi Tim Paling Rakus Gol, Klopp Yakin Liverpool Bisa Tampil Lebih Bagus Lagi
- Walcott Klaim Dirinya Sekarang Beda Dengan Yang Dulu
- Matip Ingin Pertahanan Liverpool Tampil Lebih Baik Lagi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
-
Pemain Timnas Portugal Ini Jadi Pembelian Pertama Michael Carrick di MU?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:17
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






