Setelah Serie A, Virus Corona Kini Mengancam Premier League
Yaumil Azis | 6 Maret 2020 06:00
Bola.net - Wabah virus Corona sudah menjadi momok bagi pentas sepak bola di Italia, khususnya Serie A. Dan sekarang Premier League juga dihadapkan dengan masalah yang hampir serupa.
Penyebaran virus Corona di Italia sudah dimulai sejak akhir bulan Januari lalu. Semuanya diawali saat dua orang turis asal China yang sedang berada di Roma terdeteksi membawa penyakit itu dalam tubuhnya.
Dengan cepat, kasus virus Corona mencuat satu per satu di berbagai penjuru dengan Lombardy dan Emelia-Romagna sebagai wilayah yang paling merasakan dampaknya. Sampai sekarang, terhitung ada 148 jiwa yang meninggal akibat virus ini.
Pemerintah Italia langsung melakukan tindakan preventif dengan cara mengurai keramaian. Salah satunya adalah dengan melarang adanya pagelaran kompetisi olahraga termasuk sepak bola. Pada akhirnya, disepakati kalau Serie A tetap berlanjut tanpa kehadiran penonton.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Corona Merambah ke Inggris
Keputusan yang diambil adalah pertandingan Serie A digelar tanpa kehadiran penonton selama satu bulan penuh. Namun itu bisa berubah jika wabah virus Corona masih belum hilang dari peredaran.
Belum selesai di Italia, Inggris pun mulai menunjukkan adanya masalah yang serupa. Premier League juga mulai mengambil ancang-ancang preventif karena kasus virus Corona mulai ramai dibicarakan belakangan ini.
Menurut laporan, sudah ada lebih dari 100 kasus virus Corona yang terjadi di Britania Raya. Virus itu juga sudah memakan korban fatal pertamanya pada hari Kamis (5/3/2020) waktu setempat.
Langkah Preventif Premier League
Premier League belum melakukan tindakan masif seperti Serie A. Namun mereka sudah menerapkan aksi pencegahan melalui aturan larangan kontak fisik antara para pemain serta staf dua klub yang sedang berlawanan sebelum pertandingan.
"Untuk alasan kesehatan, tidak akan ada jabat tangan antara pemain menjelang pertandingan Premier League," demikian bunyi pernyataan dari Premier League.
"Jabat tangan fair-play Premier League juga tidak akan dilakukan pemain dan wasit mulai akhir pekan ini sampai pemberitahuan berikutnya berdasarkan saran medis."
"Virus Corona menyebar melalui tetesan dari hidung dan mulut serta bisa menular melalui tangan lalu diteruskan melalui jabat tangan. Klub dan perangkat pertandingan akan tetap melakukan tradisi berjalan ke stadion jelang permainan," pungkasnya.
(Goal International)
Baca Juga:
Ditanya Soal Masa Depan Ceballos di Arsenal, Arteta: Belum Ada Diskusi
Manchester United Resmi Perpanjang Kontrak Kiper Satu Ini
Girangnya Eks Arsenal Invincibles Saat Melihat Liverpool Tumbang
Arsenal Mulai Jajaki Pendekatan ke Wonderkid Feyeenord, Orkun Kokcu
'Pochettino Kembali ke Tottenham dan Gantikan Mourinho? Kenapa Tidak?'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















