Shaw Melempem Di MU, Ini Penjelasan Parker
Serafin Unus Pasi | 9 Agustus 2017 14:32
Bola.net - - Mantan pemain Manchester United, Paul Parker memberikan pandangan mengenai performa inkonsisten Luke Shaw di Old Trafford. Parker menilai Shaw masih belum bisa menghadapi tekanan besar saat bergabung dengan tim sebesar United.
Shaw sendiri bergabung dengan United pada tahun 2014 silam. Ia dibeli dari klub EPL, Southampton dengan mahar transfer mencapai 30 Juta Pounds.
Shaw sendiri pada saat itu dinilai sebagai salah satu talenta muda terbaik yang dimiliki Inggris. Namun hingga saat ini ia belum kunjung menunjukan performa yang sepadan dengan reputasinya tersebut.
Menurut Parker, problem utama Shaw di MU adalah bagaimana cara ia mengatasi tekanan yang datang. Sebagai seorang pemain. Luke sudah melakukan langkah maju saat pindah dari Southampton ke Old Trafford, namun segalanya berjalan dengan tidak baik, buka Parker kepada 888 Sport.
Dia tidak perlu malu dengan kenyataan itu karena ada banyak pemain yang mengalami hal yang sama saat mereka bergabung dengan Manchester United atau Liverpool, di mana ada tekanan besar yang datang untuk mereka dan mereka tidak tahu cara mengatasinya. tutup mantan bek Setan Merah tersebut.
Shaw sendiri saat ini tengah berupaya untuk memulihkan diri dari cedera. Ia diprediksi akan melakukan comeback pada bulan Oktober nanti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Magis Liam Rosenior! Ada Trik Pochettino dalam Misi Kebangkitan Chelsea
Liga Inggris 7 Maret 2026, 04:44
-
Manchester United Diam-diam Protes Jadwal Liga Inggris, Ada Masalah Apa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:46
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs Semen Padang 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 14:54
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Persik 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 13:49
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
-
Beratnya Jadi Man United, Sudah Masuk 3 Besar pun Masih Dikritik Keras
Liga Inggris 7 Maret 2026, 11:35
















