Sikap Solskjaer Usai MU Dikalahkan Arsenal Bikin Robin van Persie Marah
Afdholud Dzikry | 2 Januari 2020 11:23
Bola.net - Mantan pemain Manchester United, Robin van Persie mengaku kesal dengan sikap yang ditunjukkan Ole Gunnar Solskjaer setelah Setan Merah dikalahkan Arsenal.
Manchester United kembali menelan kekalahan dari Arsenal dalam lanjutan Premier League, Kamis (2/1/2020). MU dipecundangi The Gunners dengan skor 0-2 dalam laga tersebut.
Dua gol Arsenal masing-masing diciptakan oleh Nicolas Pepe pada menit ke-8 dan Sokratis Papastathopoulos di menit ke-42. Itu berarti, MU manjadi tim pertama yang dikalahkan Mikel Arteta sejak didapuk menangani The Gunners sejak 21 Desember 2019.
Sementara bagi Setan Merah, hasil ini tentu sangat tidak bagus. Solskjaer semakin membuktikan skuat muda asuhannya belum stabil musim ini.
Namun sikap tak biasa ditunjukkan manajemen Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, dalam sebuah wawancara setelah pertandingan. Melansir dari Mirror, Kamis (2/1/2019), sikap pelatih asal Norwegia itu membuat mantan pemain MU, Robin van Persie, marah.
Bukan hanya satu, setidaknya ada tiga sikap Ole Gunnar Solskjaer yang membuat mantan striker MU, Robin Van Persie, geram. Apa saja sikap tersebut?
1. Bicaranya Terlalu Baik
Ole Gunnar Solskjaer dikenal sebagai pria yang sopan dan tidak bisa marah. Itulah sebabnya, pelatih asal Norwegia tersebut memiliki julukan The Baby Faced Assassin (Si Pembunuh Bermuka Bayi).
Namun, kesopanan tidak selayaknya ditunjukkan Solskjaer kalah timnya baru saja dipecundangi klub papan tengah, Arsenal. Setidaknya, itulah menurut Van Persie.
"Ketika saya mendengarkan pidato Ole, dia terdengar seperti orang yang baik. Saya ingin melihatnya sedikit lebih kejam, marah saja," ujar Robin Van Persie melansir dari Mirror.
2. Solskjaer Tersenyum pada saat yang Tidak Tepat
Selain terlihat begitu santai kala ditanya tentang kekalahannya dalam laga itu, Solskjaer juga masih sempat tersenyum. Dan sekali lagi, momen kekalahan MU dari Arsenal disebut bukan momen yang tepat untuk melempar senyum kepada awak media.
"Bahkan, saya melihatnya tersenyum setelah pertandingan seperti itu. Ini bukan saatnya untuk tersenyum," tambah Van Persie.
3. Tidak Tegas
Masih menurut Robin Van Persie, sikap Ole Gunnar Solskjaer yang terlalu lunak membuatnya tak memiliki wibawa di hadapan pemain Manchester United. Van Persie menilai pelatih harus ditakuti oleh anak buahnya.
Dengan begitu, akan ada rasa waswas dan ketakutan dari pemain ketika melakukan sebuah kesalahan dalam pertandingan. "Mereka membutuhkan pelatih yang menakutkan," kata Van Persie.
"Dengan ketakutan maka pemain yang gagal melakukan aksi terbaiknya selama pertandingan, mereka akan takut kena hukuman," tambah Van Persie.
Komentar pemain asal Belanda itu bukan tanpa alasan. Solskjaer mengakui tidak ditakuti oleh penggawa Manchester United.
"Mungkin. Dari penampilan yang ditunjukkan, saya kira mereka begitu (tidak takut) terhadap saya," ujar Solskjaer.
Sumber: Mirror
Disadur dari: Bola.com (Hesti Puji/Yus Mei Sawitri)
Published: 2/1/2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





