Singkirkan Liverpool, Manajer Oldham Masih Rawan Dipecat
Editor Bolanet | 28 Januari 2013 17:10
- Meski berhasil menyingkirkan dari babak empat Piala FA tadi malam, namun manajer Oldham Athletic, Paul Dickov tidak seketika lolos dari ancaman pemecatan.
Pasalnya, musim ini Dickov dianggap gagal meningkatkan performa The Latics di kompetisi League One. Dari 29 laga yang dilakoni, Oldham hanya mampu meraup 27 poin dan harus terjerembab di posisi 19, dari total 24 kontestan.
Terlebih lagi, dalam delapan pertandingan terakhir mereka di liga, Oldham hanya mampu meraih satu poin. Hasil tersebut memancing reaksi keras dari petinggi klub, Simon Corney. Namun Dickov berpendapat bahwa dirinya masih akan menikmati keberhasilan kemarin.
Biarkan saya menikmati kemenangan ini dulu. Saya telah berbicara dengan Simon dan hal ini tidak disebutkan. Jika sesuatu telah terjadi, saya kira ia akan memberi tahu saya. Ada banyak hal yang perlu kami bicarakan, tutur Dickov pasca laga.
Sementara itu, kepada BBC Simon menegaskan jika saat ini dirinya masih ingin memberi waktu tambahan bagi Dickov. Namun tampaknya Dickov tetap dituntut untuk memperbaiki performa anak asuhnya.
Dickov dan saya memiliki ikatan kerja yang hebat dan ia membuat dirinya tertekan. Jika anda kalah tujuh kali dalam delapan laga, maka anda jelas di bawah tekanan. Semoga hal ini bisa menjadi pemantik, dan kami tidak ingin membicarakan posisi Dickov lagi, terang Simon. (bbc/atg)
Pasalnya, musim ini Dickov dianggap gagal meningkatkan performa The Latics di kompetisi League One. Dari 29 laga yang dilakoni, Oldham hanya mampu meraup 27 poin dan harus terjerembab di posisi 19, dari total 24 kontestan.
Terlebih lagi, dalam delapan pertandingan terakhir mereka di liga, Oldham hanya mampu meraih satu poin. Hasil tersebut memancing reaksi keras dari petinggi klub, Simon Corney. Namun Dickov berpendapat bahwa dirinya masih akan menikmati keberhasilan kemarin.
Biarkan saya menikmati kemenangan ini dulu. Saya telah berbicara dengan Simon dan hal ini tidak disebutkan. Jika sesuatu telah terjadi, saya kira ia akan memberi tahu saya. Ada banyak hal yang perlu kami bicarakan, tutur Dickov pasca laga.
Sementara itu, kepada BBC Simon menegaskan jika saat ini dirinya masih ingin memberi waktu tambahan bagi Dickov. Namun tampaknya Dickov tetap dituntut untuk memperbaiki performa anak asuhnya.
Dickov dan saya memiliki ikatan kerja yang hebat dan ia membuat dirinya tertekan. Jika anda kalah tujuh kali dalam delapan laga, maka anda jelas di bawah tekanan. Semoga hal ini bisa menjadi pemantik, dan kami tidak ingin membicarakan posisi Dickov lagi, terang Simon. (bbc/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Seriusan? Liverpool Tertarik Boyong Marcus Rashford?
Liga Inggris 16 Juni 2026, 18:20
LATEST UPDATE
-
Akhir Karier Julian Nagelsmann Bersama Timnas Jerman?
Piala Dunia 30 Juni 2026, 18:14
-
Inggris yang Masih Penuh Misteri
Piala Dunia 30 Juni 2026, 17:00
-
Maroko dan Magi yang Tak Pernah Hilang
Piala Dunia 30 Juni 2026, 16:00
-
Belanda Terjungkal Saat Garis Akhir Sudah Terlihat
Piala Dunia 30 Juni 2026, 15:00
-
Welcoming Dinner FimelaXclusive Batch 4: Akrab, Hangat, dan Berkesan
Lain Lain 30 Juni 2026, 13:49
-
Jerman dan Akhir Sebuah Mitos
Piala Dunia 30 Juni 2026, 13:21
-
Pertunjukan Ketangguhan Mental Maroko
Piala Dunia 30 Juni 2026, 12:37
-
Bukan Pengecut, Julian Nagelsmann Menolak Mundur dari Timnas Jerman!
Piala Dunia 30 Juni 2026, 12:30
-
Maroko Tendang Belanda, Tantang Kanada di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 11:42
-
Man of the Match Belanda vs Maroko: Issa Diop
Piala Dunia 30 Juni 2026, 11:28
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41










