Skenario Terburuk: Manchester United Takut Mendadak Ditinggal Ruben Amorim!
Richard Andreas | 1 September 2025 06:37
Bola.net - Ruben Amorim berhasil mengurangi tekanan setelah mengantarkan Manchester United meraih kemenangan dramatis 3-2 melawan Burnley. Hasil positif tersebut diperoleh berkat eksekusi penalti di detik-detik akhir yang dikonversi kapten Bruno Fernandes.
Namun demikian, prospek jangka panjang Amorim tetap diselimuti ketidakjelasan. Pelatih berusia 40 tahun itu pernah memberikan sinyal tentang kemungkinan mengakhiri tugasnya apabila merasa telah mencapai titik jenuh.
Informasi terkini mengungkapkan bahwa manajemen MU justru lebih mengkhawatirkan keputusan Amorim untuk mundur secara sukarela dibandingkan dengan skenario pemecatan dari pihak klub.
Amorim Masih dalam Sorotan
Pertandingan kontra Burnley dipandang sebagai momen krusial bagi kelangsungan karier Amorim setelah kekalahan memalukan dari Grimsby Town di ajang Carabao Cup.
United sempat dua kali memimpin melawan tim promosi tersebut, tetapi lawan berhasil menyamakan skor pada setiap kesempatan.
Keamanan baru tercapai ketika Fernandes berhasil mengeksekusi tendangan penalti pada menit-menit akhir pertandingan.
Kemenangan ini memberikan hasil positif pertama bagi MU di seluruh kompetisi musim ini, sekaligus meredam sebagian tekanan yang terus menghantui Amorim.
Manajemen Khawatir Pelatih Mundur
Berdasarkan laporan The Mirror, jajaran direksi MU masih menaruh kepercayaan pada kapasitas Amorim untuk membenahi kondisi tim. Mereka tidak memiliki agenda pemecatan dalam jangka waktu yang dapat diprediksi.
Akan tetapi, terdapat kekhawatiran real bahwa Amorim dapat memilih untuk pergi tanpa menuntut kompensasi finansial.
Situasi inilah yang membuat manajemen merasa gelisah meski mereka tetap menunjukkan dukungan tegas kepadanya.
Kontrak yang mengikat Amorim masih berlaku sampai akhir musim 2026/27.
Meskipun begitu, keberlangsungan pelatih asal Portugal itu kini terasa sangat rentan.
Hubungan yang Tidak Selalu Harmonis
Dinamika internal tim juga menjadi perhatian khusus. Sejumlah pemain dilaporkan merasa frustrasi dengan pendekatan Amorim yang terlalu rigid dalam penerapan formasi 3-4-3.
Di samping itu, cara berkomunikasinya turut menciptakan kesenjangan dengan para pemain. Dia pernah secara terbuka menyatakan bahwa dirinya "terkadang membenci" timnya, walau kemudian menambahkan bahwa dia juga "sesekali mencintai" mereka.
Hingga saat ini, Amorim telah menorehkan 18 kemenangan, sembilan hasil seri, dan 19 kekalahan dari total 46 pertandingan bersama MU.
Dengan dukungan penuh dari dewan klub, hanya kondisi paling ekstrem yang dapat memicu pemecatannya, kecuali jika dia sendiri yang memutuskan untuk mundur.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
LATEST UPDATE
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












