Soal Manajer Baru, Gary Neville Minta MU Tidak Coba-coba Lagi
Serafin Unus Pasi | 6 Januari 2026 13:27
Bola.net - Legenda Manchester United, Gary Neville, mendesak klub untuk menghentikan eksperimen dalam memilih manajer baru, seiring upaya mereka mencari pengganti Ruben Amorim. Ia ingin MU merekrut pelatih yang sudah teruji.
Manchester United saat ini belum memiliki pelatih kepala permanen setelah klub secara resmi mengumumkan pada Senin kemarin bahwa Ruben Amorim telah dibebastugaskan dari jabatannya. Amorim meninggalkan Old Trafford dengan catatan persentase kemenangan terendah di Premier League dibandingkan manajer MU lainnya.
Meski demikian, faktor hasil di atas lapangan disebut bukan satu-satunya alasan pemecatannya. Hubungan yang memburuk antara Amorim dan jajaran petinggi klub diyakini menjadi faktor penentu di balik keputusan tersebut.
Mantan pelatih Sporting Lisbon itu juga kerap mendapat kritik karena keengganannya meninggalkan sistem tiga bek andalannya, apa pun situasi pertandingan yang dihadapi.
Neville paparkan profil ideal pengganti Amorim

Neville, yang mencatatkan 600 penampilan bersama Manchester United, menilai kebiasaan klub berganti-ganti filosofi kepelatihan menjadi salah satu penyebab utama keterpurukan mereka sejak Sir Alex Ferguson pensiun pada 2013.
Dalam wawancaranya dengan Sky Sports News, Neville menegaskan bahwa MU harus mencari manajer yang sesuai dengan identitas permainan tim.
"Louis van Gaal punya filosofi sendiri. Jose Mourinho juga memainkan gaya sepak bola tertentu. Begitu pula David Moyes. Erik ten Hag datang dengan gaya yang sangat berbeda lagi, bahkan tidak seperti gaya Manchester United pada umumnya," ungkap Neville.
“Amorim juga membawa gaya permainan yang sangat berbeda dari apa yang biasanya diharapkan dari Manchester United. Eksperimen seperti ini harus dihentikan.”
Pelatih Harus dengan Sesuai Identitas Klub

Neville kemudian menyinggung sebuah video lama yang menampilkan legenda klub Bobby Charlton, yang menjelaskan identitas Manchester United sebagai klub sepak bola. Menurut Neville, nilai-nilai tersebut mencakup permainan yang berani, menyerang, menghibur, serta keberanian memainkan pemain muda demi memuaskan penonton.
"Manchester United harus mengambil risiko dan berani memainkan sepak bola menyerang," lanjut Neville. "Klub ini harus menunjuk manajer yang benar-benar sesuai dengan DNA mereka. Ajax tidak akan berubah untuk siapa pun, Barcelona juga tidak. Saya tidak percaya Manchester United seharusnya berubah demi siapa pun.”
Ia menegaskan bahwa para manajer sebelumnya bukanlah pelatih yang buruk. Namun, masing-masing datang dengan ide, gaya bermain, dan filosofi yang berbeda-beda, yang pada akhirnya tidak benar-benar sejalan dengan karakter Manchester United.
"Sekarang klub harus menemukan manajer yang berpengalaman, yang bersedia memainkan sepak bola cepat, menghibur, menyerang, dan agresif," tutup Neville.
Kandidat Sementara Pelatih Baru MU

Sejauh ini sudah ada beberapa nama yang digosipkan akan menggantikan Ruben Amorim sebagai manajer permanen Setan Merah.
Sosok Oliver Glasner, Enzo Maresca, dan Xavi belakangan dirumorkan jadi sosok yang dipertimbangkan manajemen MU untuk menggantikan Amorim di kursi pelatih mereka.
Klasemen Premier League
Sumber: Sky Sports
Baca Juga:
Di Balik Tudingan Amorim Sengaja Cari Gara-gara Agar Dipecat Manajemen MU
Legenda MU Ini Bakal Gantikan Darren Fletcher Sebagai Caretaker Manchester United?
Kursi Pelatih MU Kosong, Pelatih asal Austria Ini Ajukan Diri Jadi Juru Taktik Setan Merah
Baru Dipecat Chelsea, Enzo Maresca Merapat ke Manchester United?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
