Soal Penyaluran Amarah, Coutinho Belajar Dari Suarez
Editor Bolanet | 11 Agustus 2014 11:13
- Playmaker , Philippe Coutinho mengakui bahwa ia menjadikan mantan rekan setimnya, Luis Suarez sebagai panutan dalam hal mengontrol emosi. Pemain asal Brasil ini menganggap bahwa Suarez, yang kini telah pindah ke Barcelona, punya cara yang tepat untuk menyalurkan energi kemarahannya yang meledak-ledak dengan berlatih lebih keras di sesi latihan.
Coutinho lantas memberikan contoh saat emosinya meninggi usai tak dipanggil dalam skuat Brasil yang berangkat ke Piala Dunia 2014. Saat itu ia berusaha menggunakan rasa marahnya sebagai motivasi tambahan untuk berlatih lebih giat dari biasanya.
Saat saya tak dipanggil tim nasional, saya marah. Bukan karena saya egois, tapi karena saya merasa bahwa saya bisa memberikan sesuatu. Saya ingin menggunakan kemarahan ini untuk mendorong batas kemampuan saya lebih tinggi lagi, ungkap Coutinho dalam wawancara bersama Radio Tupi.
Saya mencontoh bagaimana Luisito (Suarez) sangat maniak dalam hal latihan. Pada momen tersebut, tubuh dan pikiran saya tak ubahnya seperti tanah liat. Saya bisa membentuknya sesuka hati saya, sebelum dipanaskan oleh api untuk menjadikannya lebih keras.[initial]
(rt/mri)
Coutinho lantas memberikan contoh saat emosinya meninggi usai tak dipanggil dalam skuat Brasil yang berangkat ke Piala Dunia 2014. Saat itu ia berusaha menggunakan rasa marahnya sebagai motivasi tambahan untuk berlatih lebih giat dari biasanya.
Saat saya tak dipanggil tim nasional, saya marah. Bukan karena saya egois, tapi karena saya merasa bahwa saya bisa memberikan sesuatu. Saya ingin menggunakan kemarahan ini untuk mendorong batas kemampuan saya lebih tinggi lagi, ungkap Coutinho dalam wawancara bersama Radio Tupi.
Saya mencontoh bagaimana Luisito (Suarez) sangat maniak dalam hal latihan. Pada momen tersebut, tubuh dan pikiran saya tak ubahnya seperti tanah liat. Saya bisa membentuknya sesuka hati saya, sebelum dipanaskan oleh api untuk menjadikannya lebih keras.[initial]
Baca Juga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















