Solskjaer Akui Manchester United Lelet dalam Pembelian Pemain
Yaumil Azis | 4 Desember 2019 11:05
Bola.net - Ole Gunnar Solskjaer menyinggung sedikit aktivitas transfer klub asuhannya, Manchester United, di musim panas lalu. Ia berkata bahwa manajemen sedikit lambat dalam melakukan pembelian pemain.
Klub berjuluk the Red Devils tersebut merekrut tiga pemain anyar di bursa transfer musim panas kemarin. Dana yang dihabiskan terbilang cukup besar, yakni 159 juta euro.
Harry Maguire menjadi rekrutan termahal Manchester United musim ini. Seperti yang diketahui, pemain Timnas Inggris itu diboyong dari Leicester City dengan mahar mencapai 87 juta euro.
Pembelian Aaron Wan-Bissaka dari Crystal Palace pun bisa dikatakan besar, dengan mahar seharga 55 juta euro. Yang paling murah adalah Daniel James, dibeli dari Swansea City dengan harga 17 juta euro saja.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Lelet dalam Pembelian Pemain
Menilik bursa transfer musim panas kemarin, Manchester United sejatinya berhasil memboyong dua dari tiga rekrutan terbarunya di awal bursa transfer. Namun sejumlah nama besar baru dikaitkan dengan mereka menjelang penutupan.
Maguire sendiri baru bisa didapatkan sekitar satu-dua pekan sebelum bursa transfer Inggris ditutup. MU juga sempat dikaitkan dengan beberapa nama seperti Paulo Dybala, namun kepindahannya dari Juventus gagal diwujudkan.
Solskjaer sedikit menyinggung aktivitas transfer klub yang dinilainya sedikit telat. "Kami sudah memiliki gambaran jelas soal skuat yang diinginkan pada bulan Juni-July," tutur pria asal Norwegia itu dikutip dari Goal International.
"Harapannya bisa terselesaikan secepatnya. Dengan Harry [Maguire] masuk, Romelu [Lukaku] keluar, ini telat. Kami sudah memiliki rencana sekarang," lanjutnya.
Rencana yang Berjalan Lambat
Masalah transfer sendiri membuat pelatih Manchester United sebelumnya, Jose Mourinho, terlibat masalah. Karena banyak pemain yang diinginkan tak didatangkan, klub jadi menelan banyak kekalahan dan berakhir pada pemecatannya.
Nasib Solskjaer sekarang hampir mirip dengan yang dialami Mourinho dulu. Namun ia menegaskan bahwa dirinya tidak merasakan kekhawatiran akan itu.
"Bagi saya, dengan Man United, kami punya rencana dan harapannya bisa mendapatkan hasil agar bisa jadi lebih cepat. Kadang rencana itu tidak berjalan sesuai kecepatan yang diinginkan, tapi masih di jalur yang tepat," tambahnya.
"Saya tahu bahwa saya telah mengatur nilai dan kepercayaan. Klub memiliki nilai dan kepercayaan dan saya tahu bahwa kami telah membentuk keputusan ini bersama-sama," tutupnya.
(Goal International)
Baca Juga:
- 3 Psywar Jose Mourinho Jelang Lawatan ke Manchester United
- Jumpa Wolves di Piala FA, Fans Manchester United Punya Firasat Buruk
- Mourinho Ogah Bandingkan Dele Alli dengan Frank Lampard
- Deretan Gelandang Murah yang Bisa Diboyong Manchester United pada Januari 2020
- Mourinho: Sekarang Saya Pelatih Lebih Baik Daripada Saat di MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
Otomotif 21 Januari 2026, 18:54
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
















