Solskjaer Bisa Dipecat Manchester United Jika Tottenham Jadi Juara Liga Champions, Mengapa?
Richard Andreas | 16 Mei 2019 11:30
Bola.net - - Bos Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer bisa jadi dipecat klub jika Tottenham Hotspur bisa mengalahkan Liverpool di final Liga Champions musim 2018/19 ini. Trofi tersebut bisa jadi pembuktian Mauricio Pochettino.
Posisi Solskjaer saat ini tidak terlalu aman. Memang dia baru saja mendapatkan jabatan permanen dan dipercaya membangun MU musim depan, tetapi belum Solskjaer tak sepenuhnya terjamin.
Betapa tidak, MU dipastikan gagal bermain di Liga Champions musim depan. Mereka hanya bisa mengamankan peringkat keenam klasemen akhir, yang berarti harus puas dengan Liga Europa musim depan.
Sebelum menetapkan Solskjaer sebagai pelatih permanen, MU sempat diminta mempertimbangkan Pochettino sebagai pelatih anyar mereka. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Menyesali Pochettino
Menurut Stan Collymore, MU bisa saja menyesali keputusan mereka yang mengabaikan Pochettino. Apabila Pochettino mampu membimbing Tottenham meraih trofi Liga Champions musim ini, MU jelas telah mengabaikan salah satu pelatih terbaik.
"Kami sebagai analis dan fans sepak bola sedikit berhati-hati ketika Ole melewati 17 laga tanpa kekalahan, tetapi Ed Woodward tidak. Ed seharusnya yang mengatakan: 'Semua bersemangat. Ole, bawa kami ke Liga Champions, lalu setelahnya kita berbicara'," kata Collymore kepada Express.
"Dia tidak melakukan itu, dan pekan lalu Mauricio Pochettino berkata: 'jika saya menjuarai Liga Champions, apa lagi yang perlu dilakukan?'."
Singkatnya, jika saja MU tidak mengangkat Solskjaer tergesa-gesa dan mau bersabar sampai akhir musim, mereka mungkin bisa merayu Pochettino.
Beberapa Bulan
Lebih lanjut, Collymore juga tidak yakin Solskjaer bisa bertahan lama. Dia percaya tekanan dari fans MU terlalu besar. Mereka tidak mau bersabar menunggu hasil kerja pelatih. Artinya, jika gagal dalam beberapa bulan awal, Solskjaer tidak lagi aman.
"Ya, saya sudah percaya itu [Solskjaer bisa dipecat dalam hitungan bulan]. Saya tahu banyak orang berpikir keputusan itu kesalahan, dan bagi Ed Woodward itu bisa jadi kegagalan besar."
"Namun, hasil buruk di laga kandang terakhir melawan Cardiff bukan modal yang bagus jika anda ingin memberi salam perpisahan yang baik untuk orang-orang," tandasnya.
Baca Juga:
- Mengapa Banyak Kritikus Sepak Bola Tidak Sukses Jadi Pelatih? Mourinho Punya Jawabannya
- Kasus Martial di Manchester United, Mourinho Jelaskan Pentingnya Sikap Cuek Pelatih
- Pertahanan Rapuh, Manchester United Ingin Borong Dua Pemain Crystal Palace
- Keras! Mourinho Sindir Solskjaer Hanya Jadi Boneka Manchester United
- Ini Dua Pesan Pedas Jose Mourinho untuk Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Terungkap, Matheus Cunha Cedera, Bisa Main Lawan Brentford?
Liga Inggris 22 April 2026, 09:40
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 22 April 2026, 09:16
-
Manchester United Mundur Perlahan dari Perburuan Elliot Anderson?
Liga Inggris 22 April 2026, 08:12
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37












