Sporting 'Terpaksa' Jual Rojo ke United
Editor Bolanet | 4 Oktober 2014 03:02
- Sisi buruk kepemilikan pihak ketiga (Third Party Ownership - TPO) atas seorang pemain kembali terungkap. Kali ini, Sporting Lisbon mengaku terpaksa menjual Marcos Rojo ke Manchester United karena desakan dari pihak ketiga.
TPO beroperasi dengan membeli hak transfer seorang pemain, biasanya hingga prosentase tertentu. Ketika sang pemain dijual, keuntungan yang didapat dibagi antara klub dengan pihak TPO.
Namun akhir-akhir ini TPO menjadi lebih berkuasa dari klub. Mereka menentukan kapan dan ke mana seorang pemain akan pergi. Hal itu diakui oleh Presiden Sporting Lisbon Bruno de Carvalho.
Kami tak ingin menjual Rojo, dia adalah pemain penting kami. Tekanan yang kami dapat dari TPO sangat besar. Para direktur kami sempat mengira mereka dari Manchester United karena mereka bicara dengan Bahasa Inggris. Tapi nyatanya mereka dari TPO, ucap De Carvalho kepada BBC.
De Carvalho juga mendukung langkah FIFA yang sudah mulai melarang praktek TPO. Ia menilai kehadiran TPO hanya akan menghabisi klub-klub kecil saja.
Orang-orang mungkin mengira kami senang bisa menjual pemain dengan harga mahal hingga puluhan juta euro. Tapi nyatanya pihak klub hanya mendapat satu hingga dua juta euro saja. Angka itu jauh lebih kecil dari gaji yang kami bayarkan setiap tahunnya. [initial]
(bbc/hsw)
TPO beroperasi dengan membeli hak transfer seorang pemain, biasanya hingga prosentase tertentu. Ketika sang pemain dijual, keuntungan yang didapat dibagi antara klub dengan pihak TPO.
Namun akhir-akhir ini TPO menjadi lebih berkuasa dari klub. Mereka menentukan kapan dan ke mana seorang pemain akan pergi. Hal itu diakui oleh Presiden Sporting Lisbon Bruno de Carvalho.
Kami tak ingin menjual Rojo, dia adalah pemain penting kami. Tekanan yang kami dapat dari TPO sangat besar. Para direktur kami sempat mengira mereka dari Manchester United karena mereka bicara dengan Bahasa Inggris. Tapi nyatanya mereka dari TPO, ucap De Carvalho kepada BBC.
De Carvalho juga mendukung langkah FIFA yang sudah mulai melarang praktek TPO. Ia menilai kehadiran TPO hanya akan menghabisi klub-klub kecil saja.
Orang-orang mungkin mengira kami senang bisa menjual pemain dengan harga mahal hingga puluhan juta euro. Tapi nyatanya pihak klub hanya mendapat satu hingga dua juta euro saja. Angka itu jauh lebih kecil dari gaji yang kami bayarkan setiap tahunnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Soal Manu Kone ke Manchester United, Ini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 20 Juli 2026, 12:00
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















