Statistik: Ingin Sukses di EPL, Jangan Pakai Home Grown Player
Editor Bolanet | 25 Maret 2015 11:21
- Sebuah statistik yang cukup menarik baru saja dirilis oleh Sky Sports terkait korelasi penggunaan Home Grown Player dengan prestasi sebuah tim. Dari diagram batang tersebut, muncul sebuah fakta ironis mengenai berbanding terbaliknya jumlah pemakaian Home Grown Player di skuat utama dengan prestasi sebuah tim.
Definisi Home Grown Player sendiri adalah pemain dari negara manapun yang sempat menghabiskan 36 bulan membela klub yang berbasis di Inggris hingga maksimal usianya mencapai 21 tahun. Dengan kata lain, Home Grown Player bisa dibilang merupakan representasi dari kualitas produksi akademi tim-tim lokal.
Dari diagram tersebut, terlihat bahwa Chelsea yang kini memuncaki klasemen hanya memiliki tiga Home Grown Player, sedangkan Manchester City yang menghuni posisi dua hanya punya enam pemain. Sementara dua penghuni big four lainnya, Arsenal dan Manchester United masing-masing mempunyai delapan dan sembilan Home Grown Player.
Ironisnya, tiga klub dengan jumlah Home Grown Player terbanyak kesemuanya malah menghuni zona degradasi. Mereka adalah Burnley (19 pemain), Leicester City, dan QPR (masing-masing 18 pemain).
Burnley, pemilik Home Grown Player terbanyak yang sulit keluar dari zona degradasi
Hal ini tentu menjadi preseden buruk bagi klub Premier League, yang kini semakin giat membeli talenta dari luar Inggris demi mengejar prestasi. Harga yang relatif terjangkau namun memiliki kualitas lebih tinggi dari Home Grown Player dianggap menjadi alasan di balik fenomena ini.
Hal ini sedikit banyak juga berimbas pada minimnya kemunculan talenta muda berkualitas bagi Timnas Inggris. Karena itulah, tak heran jika Chairman FA, Greg Dyke menyatakan bahwa ia akan memperketat aturan dan memaksa tim-tim besar untuk lebih banyak memberdayakan Home Grown Player.[initial]
[polling]1181[/polling] (sky/mri)
Definisi Home Grown Player sendiri adalah pemain dari negara manapun yang sempat menghabiskan 36 bulan membela klub yang berbasis di Inggris hingga maksimal usianya mencapai 21 tahun. Dengan kata lain, Home Grown Player bisa dibilang merupakan representasi dari kualitas produksi akademi tim-tim lokal.
Dari diagram tersebut, terlihat bahwa Chelsea yang kini memuncaki klasemen hanya memiliki tiga Home Grown Player, sedangkan Manchester City yang menghuni posisi dua hanya punya enam pemain. Sementara dua penghuni big four lainnya, Arsenal dan Manchester United masing-masing mempunyai delapan dan sembilan Home Grown Player.
Ironisnya, tiga klub dengan jumlah Home Grown Player terbanyak kesemuanya malah menghuni zona degradasi. Mereka adalah Burnley (19 pemain), Leicester City, dan QPR (masing-masing 18 pemain).
Hal ini tentu menjadi preseden buruk bagi klub Premier League, yang kini semakin giat membeli talenta dari luar Inggris demi mengejar prestasi. Harga yang relatif terjangkau namun memiliki kualitas lebih tinggi dari Home Grown Player dianggap menjadi alasan di balik fenomena ini.
Hal ini sedikit banyak juga berimbas pada minimnya kemunculan talenta muda berkualitas bagi Timnas Inggris. Karena itulah, tak heran jika Chairman FA, Greg Dyke menyatakan bahwa ia akan memperketat aturan dan memaksa tim-tim besar untuk lebih banyak memberdayakan Home Grown Player.[initial]
[polling]1181[/polling] (sky/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








