Statistik Ini Membuktikan Bahwa Solskjaer Lebih Buruk dari Mourinho dan Moyes
Yaumil Azis | 30 Agustus 2019 07:04
Bola.net - Para penggemar Manchester United mungkin senang dengan adanya Ole Gunnar Solskjer di kursi kepelatihan ketimbang Jose Mourinho atau bahkan David Moyes. Namun, statistik membuktikan bahwa Solskjaer tidak lebih baik dari keduanya.
Kedatangan Solskjaer sempat memberikan harapan kepada Manchester United. Bagaimana tidak, ia berhasil mengantar the Red Devils meraih serangkaian kemenangan setelah sebelumnya selalu tampil inkonsisten di bawah asuhan Mourinho.
Euforianya semakin meninggi begitu Manchester United memulai langkahnya di pekan perdana Premier League dengan sangat baik. Menghadapi Chelsea di Old Trafford, Paul Pogba dkk sukses meraih kemenangan telak 4-0.
Namun, dibalik kesuksesan tersebut, ada catatan buruk yang dipegang oleh Solskjaer semenjak menukangi the Red Devils. Bahkan lebih buruk dari Mourinho ataupun Moyes sekalipun.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Catatan Buruk Solskjaer
Dilansir dari The Sun, Ole Gunnar Solskjaer sejauh ini telah menelan 10 kekalahan dari 32 laga sejak dirinya mengambil alih kursi kepelatihan Manchester United tahun 2018 lalu. Lalu, ia mencatakan presentase kemenangan sebesar 48,3 persen di tahun 2019 ini.
Presentase itu menunjukkan presentase yang lumayan drastis. Jika dihitung dari bulan Februari, Manchester United hanya meraih 36,4 persen kemenangan saja. Sementara dari bulan Maret hanya sebesar 25 persen.
Catatan buruk Solskjaer kemudian bisa dilihat dalam bentuk lain. Jika menggunakan sistem selayaknya di liga (3-1-0), dalam 32 pertandingan, Manchester United hanya meraih 56 poin saja. Torehan tersebut belum mampu mengalahkan Moyes beserta Van Gaal (masing-masing 60 poin).
Sementara jika dibandingkan dengan Mourinho, pria asal Norwegia tersebut harus bekerja lebih keras lagi. Mourinho berhasil mengoleksi 69 poin dalam 32 pertandingan.
Kiprah Pelatih Sebelumnya
Ketiga pelatih tersebut kerap disalahkan atas performa buruk yang ditunjukkan Manchester United di atas lapangan. Mereka tidak menghasilkan prestasi seperti yang diharapkan para penggemar.
Moyes, misalnya, hanya mampu membawa Manchester United finis di peringkat tujuh klasemen Premier League di musim 2013-2014 lalu. Sementara Louis Van Gaal tak mampu membawa MU lebih jauh dari posisi empat.
Mourinho memberikan sedikit harapan, di mana Manchester United berhasil meraih trofi Liga Europa dan sempat bertengger di peringkat dua Premier League. Namun, performa MU menurun drastis pada musim berikutnya hingga ia dipecat bulan Desember lalu.
(The Sun)
Baca Juga:
- Inter Milan Resmi Pinjam Alexis Sanchez dari Manchester United
- Paul Pogba Tolak Perpanjang Kontrak di Manchester United
- Wan-Bissaka dan Mason Mount Dapat Panggilan Gabung Timnas Inggris
- Manchester United Diprediksi Tak Bisa Menang Atas Southampton
- Demi Main di Liga Champions, MU Wajib Menangkan Liga Europa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
LATEST UPDATE
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59











