Suarez Akui Diving Lawan Stoke
Editor Bolanet | 17 Januari 2013 03:19
- Luis Suarez mengakui bahwa tuduhan diving yang dialamatkan kepadanya demi penalti saat melawan Stoke City musim ini adalah benar adanya. Namun, striker The Reds asal Uruguay itu juga mengecam media-media Inggris yang menurutnya sudah mendiskriminasikan para pemain Amerika Selatan. Selain itu, Suarez pun menyebut media sebagai perpanjangan tangan Manchester United.
Dalam wawancara dengan Fox Sports yang dilansir Sky Sports, Suarez mengaku melakukan diving di Anfield bulan Oktober silam, yang membuat manajer Stoke Tony Pulis menyerukan hukuman untuknya.
Saya tidak mendengarkan semua omong kosong tentang saya. Saya dituduh berbuat curang. Orang-orang mengatakan bahwa saya selalu menjatuhkan diri di kotak penalti, tutur Suarez.
Contohnya ketika kami melawan Stoke. Ucapan tadi juga muncul, tapi mereka benar untuk yang satu itu. Saya sengaja mencari pelanggaran karena kami sedang imbang dan saya ingin menang, terangnya.
Menurut Suarez, tindakan itu sering dilakukannya tanpa sadar. Keinginan kuat untuk menang adalah dasarnya. Namun, dia tidak suka dengan eksploitasi yang dilakukan media atas aksi-aksinya.
Kadang di atas lapangan saya bertanya pada diri saya sendiri, 'Apa yang sudah saya lakukan?' Tapi, nama Suarez sepertinya meningkatkan penjualan mereka (media), keluh sang striker.
Suarez baru-baru ini juga dituduh sengaja menahan bola dengan tangan sebelum mencetak gol kemenangan Liverpool atas di Piala FA. Dia membantahnya. Saya menyentuh bola tidak sengaja, dan saya dikritik karena (selebrasi) mencium tangan, kata Suarez.
Kepada media, saya berkata: kalian sebaiknya lebih mengulas tentang sepak bola, bukan hal-hal yang lain, imbuhnya.
Suarez sendiri masih belum dimaafkan oleh beberapa suporter karena dianggap telah melakukan pelecehan rasial terhadap bek United Patrice Evra, tindakan yang membuatnya diskors delapan pertandingan musim lalu.
Suarez lalu menanggapinya: Ketika seseorang menghampiri saya dan berkata buruk tentang orang Amerika Selatan, saya tidak menangis, karena itu terjadi di dalam lapangan.
Tapi, seperti yang penah saya katakan: Manchester United mengontrol media; mereka sangat kuat dan media selalu mendukung mereka, kecam Suarez.
Suarez lalu menyatakan bahwa memang tidak mudah bagi para pesepakbola Amerika Selatan untuk bermain di Inggris. Seperti yang pernah diucapkan Carlos Tevez dan Sergio Aguero, sulit bagi kami berada di sini karena kami diperlakukan berbeda dari para pemain lokal, pungkasnya. (sky/gia)
Dalam wawancara dengan Fox Sports yang dilansir Sky Sports, Suarez mengaku melakukan diving di Anfield bulan Oktober silam, yang membuat manajer Stoke Tony Pulis menyerukan hukuman untuknya.
Saya tidak mendengarkan semua omong kosong tentang saya. Saya dituduh berbuat curang. Orang-orang mengatakan bahwa saya selalu menjatuhkan diri di kotak penalti, tutur Suarez.
Contohnya ketika kami melawan Stoke. Ucapan tadi juga muncul, tapi mereka benar untuk yang satu itu. Saya sengaja mencari pelanggaran karena kami sedang imbang dan saya ingin menang, terangnya.
Menurut Suarez, tindakan itu sering dilakukannya tanpa sadar. Keinginan kuat untuk menang adalah dasarnya. Namun, dia tidak suka dengan eksploitasi yang dilakukan media atas aksi-aksinya.
Kadang di atas lapangan saya bertanya pada diri saya sendiri, 'Apa yang sudah saya lakukan?' Tapi, nama Suarez sepertinya meningkatkan penjualan mereka (media), keluh sang striker.
Suarez baru-baru ini juga dituduh sengaja menahan bola dengan tangan sebelum mencetak gol kemenangan Liverpool atas di Piala FA. Dia membantahnya. Saya menyentuh bola tidak sengaja, dan saya dikritik karena (selebrasi) mencium tangan, kata Suarez.
Kepada media, saya berkata: kalian sebaiknya lebih mengulas tentang sepak bola, bukan hal-hal yang lain, imbuhnya.
Suarez sendiri masih belum dimaafkan oleh beberapa suporter karena dianggap telah melakukan pelecehan rasial terhadap bek United Patrice Evra, tindakan yang membuatnya diskors delapan pertandingan musim lalu.
Suarez lalu menanggapinya: Ketika seseorang menghampiri saya dan berkata buruk tentang orang Amerika Selatan, saya tidak menangis, karena itu terjadi di dalam lapangan.
Tapi, seperti yang penah saya katakan: Manchester United mengontrol media; mereka sangat kuat dan media selalu mendukung mereka, kecam Suarez.
Suarez lalu menyatakan bahwa memang tidak mudah bagi para pesepakbola Amerika Selatan untuk bermain di Inggris. Seperti yang pernah diucapkan Carlos Tevez dan Sergio Aguero, sulit bagi kami berada di sini karena kami diperlakukan berbeda dari para pemain lokal, pungkasnya. (sky/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 08:05
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 07:05
-
Man of the Match Ipswich vs Liverpool: Alexander Isak
Liga Inggris 5 September 2026, 06:51
-
Hasil Ipswich vs Liverpool: 2 Gol Cepat Isak Bawa The Reds Raih Kemenangan Perdana
Liga Inggris 5 September 2026, 06:19
LATEST UPDATE
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
Liga Spanyol 5 September 2026, 18:10
-
Link Live Streaming Borneo FC vs Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 17:00
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs PSM Makassar 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 16:00
-
Perasaan Alexander Isak Usai Liverpool Menang Perdana di Premier League
Liga Inggris 5 September 2026, 16:00
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Garudayaksa 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:33
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persijap Jepara 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:25
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






