Suarez Mengaku Tak Nyaman Dijadikan Kapten di Liverpool
Dimas Ardi Prasetya | 8 Maret 2017 17:56
Bola.net - - Bomber asal Uruguay Luis Suarez mengaku bahwa kepribadiannya yang pemalu membuatnya tak merasa nyaman saat ditunjuk jadi kapten Liverpool dahulu.
Suarez mampu tampil inspiratif selama membela Liverpool. Bahkan bisa dibilang, ialah yang menopang seluruh skuat The Reds selama beberapa musim di sana.
Liverpool kemudian menjadikan dirinya sebagai kapten pada awal tahun 2013. Salah satu hal yang melatarbelakangi penunjukan tersebut adalah agar Suarez tak hengkang dari Liverpool. Akan tetapi ternyata Suarez sendiri merasa tak nyaman dengan hal tersebut.
Hal tersebut diungkapkannya ketika diwawancara soal situasinya di Barcelona saat ini. Meski merupakan salah satu pemain bintang di sana, namun ia seakan lebih suka berdiri di belakang barisan rekan-rekannya yang lain seperti Lionel Messi, Andres Iniesta dan Neymar.
Saya lebih suka sebaliknya. Saya lebih suka low profile, menjadi pemain yang berada di antara kerumunan pemain lain, jawab Suarez ketika ditanya oleh France Football apakah ia merasa terganggu berada di bawah bayang-bayang pemain Blaugrana lain.
Saya di sana untuk memberikan uluran tangan kepada tim tetapi mengambil keputusan, bukan kesukaan saya. Di Liverpool, saya memiliki kesempatan untuk menjadi kapten dan itu tidak mudah bagi saya. Bahkan jika orang merasa sulit untuk percaya, saya seseorang yang cukup pemalu. Saya tidak terbasa untuk mendorong diri saya ke depan, aku pemain 30 tahun ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





