Sudah Berapa Lama Arsenal Puasa Kemenangan?
Asad Arifin | 2 Desember 2019 09:16
Bola.net - Sepanjang November 2019, 'mendung' kelabu terus bergelayut di langit Emirates Stadium. Sebab, tidak sekalipun Arsenal merasakan manisnya kemenangan. Justru rangkaian kabar buruk didapat klub.
Performa buruk Arsenal sebenarnya sudah dimulai sejak akhir Oktober 2019. Hasil imbang 2-2 melawan Crystal Palace (27/10/2019) menjadi awal dari segala kesulitan yang didapatkan klub asal London Utara.
Pasca hasil imbang melawan Palace, Arsenal seolah berada dalam titik nadir. Mereka begitu sulit bangkit dan meraih kemenangan. Segala cara sudah ditempuh, tetapi hasilnya belum juga didapat.
Kini, Arsenal punya harapan baru bernama Freddie Ljungberg. Dia adalah legenda klub. Mantan pemain yang namanya masyhur, karena bermain pada era keemasan Arsenal. Namun, apakah Freddie Ljungberg mampu membawa Arsenal bangkit?
Sudah Berapa Lama Arsenal Tidak Pernah Menang?
Fans Arsenal pasti mulai jengah dengan rangkaian hasil buruk yang didapat tim. Sebab, mereka sudah cukup lama disuguhi performa dan hasil buruk tim. Puncaknya tentu saat kalah dari Frankfurt di Liga Europa (29/11/2019).
Kekalahan 1-2 atas Frankfurt seolah merangkum hasil yang diraih Arsenal sepanjang November 2019, juga di akhir Oktober. Kelabu. Suram. Kata itulah mungkin tepat menggambarkan nasib Arsenal.
Tidak sekalipun Arsenal menang pada November 2019, pada semua kompetisi. Periode yang cukup panjang bagi klub yang materi pemainnya tidak bisa disebut level medioker. Arsenal melewati delapan laga beruntun tanpa kemenangan.
Dikutip dari Squawka, Arsenal telah melalui 36 hari tanpa kemenangan di semua kompetisi. Khusus di Premier League, maka Arsenal sudah 56 hari puasa kemenangan. Arsenal terakhir kali menang di Premier League pada 6 Oktober, saat menjamu Bournemouth.
Freddie Ljungberg Menjadi Harapan Baru

Pasca memecat Unai Emery, Arsenal lantas menunjuk Freddie Ljungberg sebagai manajer baru. Pria asal Swedia tersebut punya nama masyhur di klub. Dia adalah legenda yang menjadi bagian dari era keemasan Arsenal.
Hanya saja, Freddie Ljungberg belum mampu membawa Arsenal lepas dari puasa kemenangan di laga debutnya sebagai manajer. The Gunners hanya mendapat satu poin, usai bermain imbang 2-2 melawan Norwich City.
Namun, Freddie Ljungberg disebut telah melakukan sejumlah perubahan bagi Arsenal. Dia kembali merangkul pemain yang di tepikan pada era Unai Emery seperti Mesut Ozil dan Shkodran Mustafi.
Ljungberg, dengan pengalaman menjadi pelatih Arsenal U-23, juga diyakini kenal betul dan bisa memaksimalkan potensi pemain muda seperti Bukayo Saka dan Joe Willock untuk tim utama Arsenal.
Sumber: Squawka
Baca Ini Juga:
- Hasil Premier League: Jose Mourinho Berjaya, Manchester United Merana
- Solskjaer Abaikan Posisi MU di Klasemen Sementara, Apa Alasannya?
- Pertandingan Pertama Sebagai Pelatih, Ljungberg Sudah Temukan Masalah Utama Arsenal
- Sadar Diri, Solskjaer: Manchester United Tidak Layak Menang
- Baru Satu Pertandingan, Ljungberg Sesumbar Arsenal Tembus Empat Besar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





