FOLLOW US:


Pertandingan Pertama Sebagai Pelatih, Ljungberg Sudah Temukan Masalah Utama Arsenal

02-12-2019 07:20

 | Richard Andreas

Pertandingan Pertama Sebagai Pelatih, Ljungberg Sudah Temukan Masalah Utama Arsenal
Pelatih interim Arsenal, Freddie Ljungberg. © AP Photo

Bola.net - Arsenal harus berjuang keras hanya untuk bermain imbang dengan Norwich City (2-2), Minggu (1/12/2019). Meski tak maksimal, setidaknya hasil ini telah menghentikan tren negatif The Gunners.

Bertajuk pekan ke-14 Premier League 2019, laga ini menandai aksi pertama Freddie Ljungberg sebagai pelatih interim. Sebelumnya, Arsenal membuat keputusan berani dengan memecat Unai Emery.

Biar begitu, permainan Arsenal masih sama, belum ada perubahan signifikan. Ljungberg pun tak membantah, dia mengaku masih belum punya kesempatan untuk benar-benar berbicara pada para pemain.

Mengapa demikian? Baca komentar Ljungberg selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Belum Sempat Berbicara

Ljungberg menangani Arsenal dalam kondisi sulit, tantangannya besar. Dia tahu Arsenal yang sekarang sedang tenggelam dalam tren negatif, butuh lebih dari sekadar kerja keras untuk mengubah itu.

Biar begitu, Ljungberg tidak punya banyak waktu untuk mengubah tim, setidaknya belum. Dia berharap bisa mewujudkannya sesegera mungkin.

"Saya belum berbicara dengan para pemain, tetapi bagi saya memang begitulah cara kerjanya. Saya telah berada di ini selama tiga bulan, dan tahun lalu saya merupakan pelatih U-23," ungkap Ljungberg di Arsenal.com.

"Saya sudah melihat setiap pertandingan tim inti, jadi saya punya opini tentang bagaimana kami bisa bermain dan pemain-pemain mana yang akan saya turunkan."

2 dari 2

Masalah Arsenal

Artinya, meski baru satu pertandingan memimpin tim sepenuhnya, Ljungberg sudah cukup memahami celah pada permainan Arsenal. Hasil imbang ini kian menegaskan masalah tersebut.

"Saya kira ketika kami mendominasi pertandingan, kami menguasai bola, itu [pertahanan rapuh] tidak jadi masalah," lanjut Ljungberg tentang pertahanan Arsenal yang memang penuh celah.

"Kami punya masalah dalam transisi, dan itulah yang coba saya selesaikan. Kami ingin jadi tim yang mau menguasai bola dan semoga ketika kami membawa bola dan lawan tidak mendapatkan kesempatan, mereka tidak bisa menembak terlalu banyak," tutupnya.

Sumber: Arsenal