Sudah Habiskan 400 Juta Pounds, Jamie Carragher Tetap Minta Liverpool Belanja Lagi di Januari
Aga Deta | 20 November 2025 23:50
Bola.net - Jamie Carragher menegaskan Liverpool harus kembali aktif di bursa transfer Januari jika ingin menyelamatkan musim ini. Mantan bek The Reds itu melihat situasi tim sudah terlalu riskan untuk dibiarkan tanpa tambahan pemain baru.
Carragher menyoroti fakta bahwa Liverpool sudah mengeluarkan lebih dari 400 juta pounds sejak menjuarai Premier League. Meski demikian, performa di lapangan belum sejalan dengan besarnya investasi yang dikeluarkan klub.
Liverpool kini tertinggal delapan poin dari pemuncak klasemen sementara, Arsenal, setelah jeda internasional. Kekalahan telak 0-3 dari Manchester City menjadi pukulan keras yang mempertegas penurunan performa mereka.
Di tengah tekanan persaingan papan atas, Carragher menilai Januari akan menjadi momen krusial bagi manajemen Liverpool. Ia percaya keputusan di bursa transfer musim dingin dapat menentukan arah perjalanan The Reds hingga akhir musim.
Krisis Performa di Tengah Belanja Besar

Liverpool memasuki jeda internasional dalam kondisi yang jauh dari ideal. Mereka sudah menelan lima kekalahan di Premier League musim ini, lebih banyak dibandingkan total kekalahan saat merebut gelar juara musim lalu.
Yang lebih mengkhawatirkan, lima kekalahan itu datang dalam enam pertandingan terakhir. Sebelumnya, The Reds hanya kalah lima kali dalam 49 pertandingan, dengan catatan 33 kemenangan dan 11 hasil imbang.
Posisi Liverpool yang kini berada di peringkat kedelapan juga menjadi sinyal bahaya. Ini adalah titik terendah mereka pada tahap musim seperti sekarang sejak April 2023.
Padahal, klub sudah mengucurkan dana sekitar 446 juta pounds untuk mendatangkan nama-nama seperti Alexander Isak, Hugo Ekitike, Florian Wirtz, Jeremie Frimpong, Milos Kerkez, dan Giovani Leoni di bursa transfer terakhir.
Liverpool Wajib Datangkan Bek Tengah

Di tengah situasi sulit ini, Jamie Carragher melihat lini belakang sebagai titik paling rawan. Cederanya Giovani Leoni yang mengalami cedera ligamen lutut membuat stok bek tengah Liverpool semakin menipis.
Menurut Carragher, manajemen seharusnya sudah mengantisipasi kebutuhan bek tengah sejak musim panas lalu. Kini, dengan kondisi skuad yang rapuh, ia menilai bursa transfer Januari tidak boleh dilewatkan begitu saja.
"Liverpool perlu belanja pada Januari, mereka harus membeli bek tengah, mereka seharusnya sudah membeli bek tengah pada musim panas," kata Carragher dalam dokumenter Sky Sports, Inside: Liverpool.
"Mereka tidak melakukannya, dan kemudian satu-satunya bek tengah yang mereka datangkan, Leoni, pemain muda asal Italia, terlihat fantastis pada laga yang ia mainkan, pertandingan Carabao Cup. Sayangnya, dia mengalami cedera ACL, jadi kita tidak akan melihatnya hingga musim depan."
Satu Cedera Bisa Hancurkan Musim Liverpool

Carragher menilai kondisi Liverpool saat ini sangat rapuh, terutama di jantung pertahanan. Ia memperingatkan bahwa satu cedera lagi di posisi bek tengah bisa membuat musim The Reds benar-benar berantakan.
Karena itu, ia menegaskan bahwa pergantian tahun harus dibarengi dengan langkah konkret di bursa transfer. Baginya, mendatangkan bek tengah baru bukan lagi opsi, melainkan kebutuhan mendesak.
"Liverpool mungkin hanya berjarak satu cedera di posisi bek tengah dari hancurnya musim mereka, jadi mereka harus masuk ke bursa pada Januari," tegasnya.
Carragher Heran dengan Rekrutmen Isak dan Ekitike

Jamie Carragher memahami bahwa kepergian pemain penting di lini depan membuat Liverpool perlu berbelanja besar. Namun ia tetap heran dengan strategi mendatangkan dua penyerang dengan profil serupa pada waktu yang sama.
Menurutnya, keputusan memboyong Alexander Isak dan Hugo Ekitike di musim panas lalu menyisakan tanda tanya. Apalagi keduanya sama-sama beroperasi di posisi yang mirip dan harus bersaing langsung untuk satu tempat di tim utama.
"Menghabiskan banyak uang untuk Isak dan Ekitike, yang keduanya bermain di posisi yang sama, keduanya didatangkan pada musim panas yang sama, itu sedikit membuat saya menggaruk kepala," ujar Carragher.
"Ketika Anda sudah menghabiskan uang sebesar itu, dan akhirnya hanya menjadi soal siapa yang bermain sebagai starter… rasanya itu bukan gaya Liverpool, terutama jika melihat bagaimana kami menjalankan bisnis transfer dalam beberapa tahun terakhir."
Sumber: Fotmob
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
No Mbappe No Worry! Ada Vinicius yang Siap Selamatkan Real Madrid!
Liga Champions 26 Februari 2026, 11:15
LATEST UPDATE
-
Pelan tapi Pasti, Trent Alexander-Arnold Kian Matang di Real Madrid!
Liga Spanyol 26 Februari 2026, 18:19
-
Sudah Waktunya Viktor Gyokeres Disamakan dengan Thierry Henry!
Liga Inggris 26 Februari 2026, 17:47
-
Kapan Drawing 16 Besar Liga Champions 2025/2026 Digelar? Ini Jadwal Lengkapnya
Liga Champions 26 Februari 2026, 17:31
-
Batang Hidung Jose Mourinho Tak Terlihat di Bernabeu, Ternyata Sembunyi di Sini!
Liga Champions 26 Februari 2026, 17:17
-
Real Madrid Mungkin Ketemu Man City Lagi? Arbeloa Hanya Bisa Lega!
Liga Champions 26 Februari 2026, 16:45
-
Bukan ke MLS, Casemiro Bakal Susul Luka Modric ke AC Milan?
Liga Inggris 26 Februari 2026, 16:43
-
Andre Onana Ingin Balikan dengan MU, Tapi Bertepuk Sebelah Tangan
Liga Inggris 26 Februari 2026, 16:18
-
Wajah Memalukan Serie A di Liga Champions: Hanya Atalanta yang Lolos 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 16:15
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tertekan Jelang MotoGP Thailand 2026, Jack Miller Santai
Otomotif 26 Februari 2026, 15:41
-
Rayakan 23 Tahun, KapanLagi Ajak Pengunjung KLBB Festival 2026 Lebih Peduli Lingkungan
Lain Lain 26 Februari 2026, 14:13
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58






