Sudah Waktunya Viktor Gyokeres Disamakan dengan Thierry Henry!

Richard Andreas | 26 Februari 2026 17:47
Sudah Waktunya Viktor Gyokeres Disamakan dengan Thierry Henry!
Pemain Arsenal, Viktor Gyokeres, merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan Premier League melawan Tottenham Hotspur, Minggu (22/2/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Ian Walton

Bola.net - Viktor Gyokeres kembali menjadi sorotan setelah tampil menonjol dalam kemenangan Arsenal atas Tottenham Hotspur. Penampilannya di laga derby London utara memunculkan optimisme baru di tengah perburuan gelar Premier League.

Striker asal Swedia itu memang sempat diragukan sejak kedatangannya ke Emirates Stadium. Namun, memasuki 2026, kontribusinya mulai terlihat konsisten dan berdampak langsung pada performa tim.

Advertisement

Pujian datang dari sosok yang paham betul atmosfer Arsenal. Mantan gelandang The Gunners, Ray Parlour, menilai Gyokeres bisa menjadi elemen krusial yang selama ini hilang dalam upaya mengakhiri penantian panjang gelar liga.

1 dari 3 halaman

Kebangkitan Gyokeres dan Dampaknya bagi Arsenal

Kebangkitan Gyokeres dan Dampaknya bagi Arsenal

Selebrasi pemain Arsenal (kiri-kanan), Gabriel Magalhaes, Viktor Gyoekeres dan Piero Hincapie merayakan gol ke gawang Tottenham, 22 Februari 2026. (c) AP Photo/Ian Walton

Gyokeres direkrut Arsenal pada musim panas 2025 dengan nilai transfer 55 juta pounds. Meski memiliki pengalaman bermain di Inggris, ia membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan tuntutan tinggi di London utara.

Keraguan sempat muncul terkait kemampuannya memimpin lini depan tim ambisius seperti Arsenal. Namun, sejak pergantian tahun, kualitasnya mulai terlihat lebih rutin.

Pemain berusia 27 tahun itu mencetak dua gol dalam kemenangan 4-1 atas Tottenham. Tambahan tersebut membuat koleksinya menjadi 15 gol di semua kompetisi musim ini, dengan delapan gol dicetak sepanjang 2026, rekor terbaik di Premier League pada periode tersebut.

2 dari 3 halaman

Pujian Parlour dan Bayangan Thierry Henry

Pujian Parlour dan Bayangan Thierry Henry

Selebrasi pemain Arsenal, Cristhian Mosquera (kiri) Martin Odegaard, dan Viktor Gyoekeres (tengah) usai mencetak gol ke gawang Tottenham di Derby London Utara. (c) AP Photo/Ian Walton

Parlour menilai performa Gyokeres di laga derby menunjukkan versi terbaik sang striker. Ia menekankan bahwa kepercayaan diri sang pemain terlihat jauh meningkat.

“Jika dia bisa melakukan apa yang dia lakukan melawan Tottenham setiap pekan, itu akan luar biasa. Dia terlihat seperti pemain yang berbeda saat melawan Tottenham. Dia tampak jauh lebih percaya diri,” ujar Parlour.

“Bukan hanya gol-gol yang dia cetak, tetapi permainan secara keseluruhan jauh lebih baik. Dia berada di posisi yang tepat. Gol terakhirnya seperti Thierry Henry di masa jayanya."

"Henry melakukan hal seperti itu secara rutin. Jadi, jika dia bisa mempertahankan performa itu, itulah mata rantai yang hilang, karena di situlah Arsenal mungkin paling lemah. Jika melihat tim secara keseluruhan, itu ada di lini serang," sambungnya.

3 dari 3 halaman

Tekanan Musim Ini dan Harapan di Lini Depan

Parlour menegaskan bahwa konsistensi menjadi tantangan terbesar bagi Gyokeres. Ia menilai perbedaan terbesar antara striker hebat dan striker biasa terletak pada kemampuan tampil stabil dari pekan ke pekan.

“Anda harus melakukannya setiap minggu. Itu bagian tersulitnya. Thierry jelas melakukannya pekan demi pekan. Jika Gyokeres bisa melakukan itu, hal tersebut bisa menjadi pembeda musim ini,” lanjut Parlour.

Di sisi lain, Mikel Arteta berada di bawah tekanan setelah tiga musim beruntun finis sebagai runner-up.

Arsenal masih berada dalam jalur perburuan empat gelar sekaligus, tetapi kegagalan kembali meraih trofi bisa memunculkan ancaman terhadap posisinya.

LATEST UPDATE