Sukses di Spurs, Lucas Moura Sentil Pelatih Arsenal
Heri | 30 Agustus 2018 05:33
- Lucas Moura sedang menjadi buah bibir di Inggris berkat kinerja apiknya dalam pertandingan melawan Manchester United. Lucas mencetak dua gol untuk membantu menjungkalkan Man United di Old Trafford.
Lucas sudah mencetak total tiga gol musim ini. Catatan itu memang impresif mengingat ia bukan penyerang murni dan lebih banyak beroperasi di belakang Harry Kane, baik di sayap maupun di tengah.
Lucas pun mengungkapkan rahasia di balik kinerja bagusnya pada awal musim ini. Ia mempersiapkan fisiknya dengan lebih baik karena Premier League memang membutuhkan kekuatan fisik yang lebih besar dibanding Ligue 1.
Simak penjelasan Lucas Moura selengkapnya dengan scroll ke bawah.
Kekuatan Fisik

Lucas bergabung dengan Spurs pada Januari silam. Ia dibeli dari PSG dan tak langsung bisa menunjukkan permainan gemilang. Tapi kali ini, ia sudah bisa beradaptasi dengan baik dengan cara mempersiapkan kondisi fisiknya.
Saat saya baru pindah ke sini, saya bisa tahu bahwa situasinya sangat kompetitif dan dinamis. Bekerja di sini sangat berat. Saya harus meningkatkan kekuatan fisik saya, dan itu saya tunjukkan dalam permainan, cetus Lucas Moura kepada ESPN Brazil.
Di Prancis, pertarungan fisiknya tidak se-intens di sini. Tapi hal itu justru berdampak bagus bagi saya karena permainan saya menjadi berkembang. Saya menjadi tumbuh di sini dan terus berevolusi. Dari dulu semua orang mengatakan bahwa permainan saya akan cocok dengan Premier League dan saya akan bisa sukses di sini. Tapi ini baru awalnya saja.
Sentil Unai Emery

Alasan utama Lucas meninggalkan PSG adalah karena Unai Emery tidak menyukainya. Kebetulan, saat ini Emery menangani Arsenal, musuh bebuyutan Spurs.
Lucas Moura tidak bisa memahami mengapa Emery tidak mau memainkannya sama sekali musim lalu (2017-18). Padahal, apda musim 2016-18, Lucas Moura adalah pemain dengan jumlah gol terbanyak kedua di PSG dengan 19 gol dan 10 assist, di belakang Edinson Cavani. Tapi musim lalu Lucas Moura bahkan jarang dibawa ke bench. Lucas Moura pun memutuskan hengkang pada tengah musim karena tak kuat diasingkan tanpa alasan.
Situasi itu sangat berat, tujuh bulan terburuk dalam hidup saya. Musim sebelumnya saya bermain sangat baik, menjadi pencetak gol terbanyak kedua di tim, di belakang Cavani. Tapi musim selanjutnya, saya bahkan tak dipanggil masuk tim cadangan. Saya terus ikut latihan, tapi saya tidak diajak ke pertandingan, jadi saya pulang saat tim bermain, kenang Lucas Moura.
Situasinya memang sangat berat. Tapi saya terus bekerja keras, berusaha untuk kuat. Untungnya Tuhan memberikan hadiah terbaik dalam hidup saya; kelahiran anak saya.
Simak Video Menarik Ini

Sugianto, merebut medali emas di kelas seni untuk kategori tunggal putra cabang olahraga pencak silat Asian Games 2018, Rabu (29/8/2018) di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.
(espn/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Here We Go! Arsenal Keluar Rp867 Milyar untuk Pemain Timnas Yunani Ini
Liga Inggris 17 Juli 2026, 07:00
-
Arsenal Lepas Leandro Trossard ke Besiktas Seharga Rp374 Miliar
Liga Inggris 14 Juli 2026, 21:53
-
Arsenal Capai Kesepakatan Pribadi dengan Bintang Timnas Brasil Ini
Liga Inggris 11 Juli 2026, 09:30
LATEST UPDATE
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











