Sulit Dipahami, Sebenarnya Apa Sih Alasan Arsenal Datangkan David Luiz?
Richard Andreas | 24 Juni 2020 05:20
Bola.net - Nama David Luiz jadi salah satu topik hangat setelah kembalinya Premier League 2019/20. Bek senior ini tampil sangat buruk ketika Arsenal dihajar Manchester City (0-3), Kamis (18/6/2020) pekan lalu.
Luiz seharusnya tidak bermain pada pertandingan itu. Mikel Arteta sengaja mencadangkannya karena memahami masalah pribadi Luiz. Namun, cedera Pablo Mari di babak pertama memaksa Arteta melakukan pergantian pemain.
Saat itulah Luiz diturunkan, dan sisanya adalah bencana. Dia membuat blunder fatal pada gol pertama dan kedua Man City, bahkan dihukum kartu merah karena pelanggaran keras pada proses gol kedua.
Pascapertandingan itu, Luiz mengaku bersalah sepenuhnya. Arteta pun mengakui dia terpaksa membuat keputusan karena situasi di lapangan.
Namun, permintaan maaf itu tidak menyelesaikan masalah. Arsenal masih dikritik karena keputusan mendatangkan pemain seperti Luiz pada awalnya.
Mengapa demikian? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Mengapa Luiz?
Sebenarnya Arteta tidak bersalah, dia justru harus membereskan masalah. Luiz adalah salah satu pembelian Unai Emery, mantan pelatih Arsenal.
Namun, tetap saja keputusan ini patut dipertanyakan. Luiz tidak lagi muda, performa terbaiknya sudah lewat, bahkan Chelsea sengaja membuangnya. Lalu, mengapa Arsenal mendatangkan pemain seperti itu?
Menjawab pertanyaan ini, mantan pemain Chelsea, Ruud Gullit, mengaku tidak paham mengapa Luiz bisa bermain seburuk ini.
"Ya, David tidak bermain baik," buka Gullit dikutip dari Metro.
Tidak Paham
Menurutnya, sejak awal Luiz adalah pemain yang dipuji berlebihan. Permainan Luiz biasa saja. Dia malah sering membuat blunder karena kebiasaan naik menyerang.
"Saya kira dia adalah pemain overrated, sungguh. Ketika dia bermain di lini tengah, saya kira dia cukup baik, tapi saat itu pun ada pertanyaan sebenarnya dia pemain seperti apa," sambung Gullit.
"Namun, dia memilih bermain sebagai bek. Ya, kita semua ingat pertandingan Brasil dan Jerman (1-7 di Piala Dunia 2014)."
"Saya sungguh tidak paham. Sebagian besar klub sudah tidak mau pemain seperti itu, tapi dia terus kembali bermain di tempat lain," tutupnya.
Sumber: Metro
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
LATEST UPDATE
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



