Superkomputer Prediksi Peluang Manchester United Terdegradasi Usai Kalah dari Chelsea

Aga Deta | 1 November 2026 20:06
Superkomputer Prediksi Peluang Manchester United Terdegradasi Usai Kalah dari Chelsea
Pelatih Manchester United Michael Carrick bereaksi dalam laga Premier League antara Chelsea vs Man Utd di London, Inggris, Sabtu, 31 Oktober 2026 (c) AP Photo/Ian Walton

Bola.net - Manchester United kembali menelan kekalahan dalam lanjutan Liga Inggris 2026/2027. Bertandang ke Stamford Bridge untuk menghadapi Chelsea pada pekan kesembilan, Sabtu (31/10/2026), Setan Merah takluk dengan skor 0-2.

Hasil tersebut memperpanjang catatan buruk Manchester United yang kini sudah melewati sembilan pertandingan tanpa kemenangan di seluruh kompetisi. Rentetan negatif itu menjadi yang terburuk bagi klub sejak 1988 dan membuat posisi Michael Carrick sebagai pelatih semakin terancam.

Advertisement

Kekalahan dari Chelsea juga membuat Manchester United tertahan di papan bawah klasemen sementara. Mereka baru mengumpulkan tujuh poin dari sembilan pertandingan dan hanya unggul dua angka atas Sunderland yang berada di posisi terbawah.

Situasi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan Manchester United terdegradasi pada akhir musim. Opta pun memperbarui proyeksi kompetisi menggunakan superkomputer untuk menghitung peluang Setan Merah terlempar dari kasta tertinggi sepak bola Inggris.

1 dari 3 halaman

Superkomputer Hitung Peluang Manchester United Terdegradasi

Superkomputer Hitung Peluang Manchester United Terdegradasi

Duel antara Estevao dan Andrey Santos pada laga Chelsea vs Manchester United di pekan ke-9 Premier League 2026/2027 (c) AP Photo/Ian Walton

Secara kualitas skuad dan kekuatan finansial, Manchester United tentu tidak termasuk tim yang diperkirakan akan terdegradasi. Namun, situasi Tottenham Hotspur pada musim sebelumnya menjadi pengingat bahwa klub besar pun bisa terjebak dalam persaingan menghindari zona merah.

Tottenham bahkan harus menunggu hingga pertandingan terakhir untuk memastikan keselamatan mereka pada musim lalu. Mereka akhirnya finis di peringkat ke-17 setelah menjalani musim yang jauh dari harapan.

Proyeksi Opta juga menunjukkan bahwa Manchester United belum sepenuhnya aman dari ancaman degradasi. Superkomputer memberikan peluang sebesar 20,77 persen bagi Setan Merah untuk mengakhiri musim di tiga posisi terbawah dan turun ke Championship.

Angka tersebut cukup mengkhawatirkan bagi klub yang sudah 13 kali menjuarai Liga Inggris. Apalagi, proyeksi itu muncul ketika kompetisi baru memasuki November dan Manchester United masih memiliki banyak pertandingan untuk dimainkan.

Opta memperkirakan Manchester United hanya akan mengumpulkan 44,82 poin hingga akhir musim. Jumlah tersebut diprediksi cukup untuk membawa mereka finis di peringkat ke-13, dua posisi lebih baik dibandingkan hasil akhir musim 2024/2025 ketika klub masih ditangani Erik ten Hag dan Ruben Amorim.

Peluang Manchester United tampil di Liga Champions juga sangat kecil. Superkomputer hanya memberikan kemungkinan 1,64 persen bagi mereka untuk finis di zona kompetisi elite Eropa tersebut, sementara peluang lolos ke Liga Europa hanya 1,87 persen.

Meski begitu, proyeksi tersebut masih bisa berubah apabila Manchester United segera menemukan konsistensi. Beberapa kemenangan beruntun berpotensi memperbaiki posisi mereka, tetapi jadwal pertandingan pada November justru menghadirkan tantangan berat.

2 dari 3 halaman

Jadwal Berat Menanti Manchester United pada November

Jadwal Berat Menanti Manchester United pada November

Duel antara Estevao dan Andrey Santos pada laga Chelsea vs Manchester United di pekan ke-9 Premier League 2026/2027 (c) AP Photo/Ian Walton

Terlepas dari kemungkinan Carrick kehilangan pekerjaannya, Manchester United sudah ditunggu rangkaian pertandingan sulit sepanjang November. Mereka harus menjalani lima laga dalam dua kompetisi, dengan jadwal yang mengapit jeda internasional.

Ujian pertama datang di Liga Champions ketika Manchester United menjamu AS Roma di Old Trafford pada Rabu. Klub Italia tersebut sedang berada dalam performa bagus bersama Gian Piero Gasperini dan ikut bersaing dalam perebutan gelar Liga Italia.

Setelah itu, Manchester United kembali bermain di Liga Inggris dengan menjamu Aston Villa. Tim asuhan Unai Emery diperkirakan menjadi lawan yang sulit, meskipun Setan Merah biasanya memiliki catatan cukup baik ketika menghadapi klub tersebut.

Tantangan berikutnya datang setelah jeda internasional ketika Manchester United harus bertandang ke markas rival berat, Liverpool. Mereka memang pernah menang di Anfield pada musim lalu saat masih dilatih Amorim, tetapi kemenangan tersebut merupakan yang pertama sejak Januari 2016.

Catatan Manchester United di Anfield selama periode tersebut juga tidak menggembirakan. Mereka sempat menelan kekalahan telak dengan skor 0-7 dan 0-4 di stadion tersebut.

Setelah menghadapi Liverpool, Manchester United akan bertandang ke Portugal untuk melawan Sporting CP di Liga Champions. Rangkaian pertandingan November kemudian ditutup dengan menjamu Brentford, tim yang memenangi dua dari tiga pertemuan terakhir melawan Setan Merah.

Sumber: Sport Illustrated

3 dari 3 halaman

Klasemen Premier League

LATEST UPDATE