Tangis Mohamed Salah
Afdholud Dzikry | 25 Mei 2026 04:47
Bola.net - Mohamed Salah menutup perjalanan panjangnya bersama Liverpool dengan cara yang emosional di Anfield. Dalam laga terakhir Premier League melawan Brentford, Minggu (24/5/2026) malam WIB, winger asal Mesir itu resmi memainkan pertandingan terakhirnya sebelum ditarik keluar pada menit ke-74.
Perpisahan itu terasa semakin spesial karena Salah turut menyumbang assist untuk gol Curtis Jones yang membantu Liverpool mengamankan tiket Champions League. Seluruh stadion berdiri memberi tepuk tangan saat namanya dipanggil keluar lapangan.
Selama sembilan musim berseragam The Reds, Salah mempersembahkan sembilan trofi bergengsi, termasuk Premier League dan Liga Champions. Sebelum kick-off, tribun Kop bahkan membentangkan mosaik besar bertuliskan “Mo 11” sebagai penghormatan terakhir untuk sang bintang.
Di balik reputasinya sebagai pemain yang selalu tampil garang di atas lapangan, Salah ternyata menyimpan emosi yang sulit ia sembunyikan di momen perpisahan ini.
Air Mata Mo Salah
Sesaat sebelum meninggalkan lapangan, Salah bersujud lalu mencium rumput Anfield untuk terakhir kali. Rekan-rekannya langsung menghampiri dan memeluknya di tengah suasana stadion yang penuh haru.
Keputusan meninggalkan Liverpool rupanya jauh lebih berat dari yang terlihat. Salah mengaku dirinya beberapa kali menangis, termasuk saat berada di tempat latihan.
"Saya banyak menangis. Saya pikir lebih banyak daripada yang saya lakukan sepanjang hidup saya! Namun sangat sulit untuk meninggalkan tempat seperti ini," ungkapnya di situs resmi klub.
"Saya juga menangis sedikit di lapangan latihan. Saya bukan tipe pria yang emosional, kalian tidak sering melihatnya di media. Kalian selalu melihat saya tangguh, agresif, tetapi di dalam diri saya, saya menerimanya seperti seorang bayi. Ini sangat rumit," kata Mohamed Salah.
Pesan dari Ruang Ganti untuk Masa Depan Liverpool

Perpisahan itu juga menjadi akhir perjalanan Andy Robertson bersama Liverpool. Bek kiri asal Skotlandia tersebut menutup masa baktinya setelah bertahun-tahun menjadi bagian penting era sukses klub.
Salah menilai generasi mereka berhasil membawa Liverpool kembali ke level tertinggi. Karena itu, ia berharap mentalitas yang sama tetap dijaga oleh para pemain yang masih bertahan di ruang ganti.
"Kami meninggalkan masa muda kami di sini, berbagi segalanya dari awal hingga akhir. Kami bahkan tidak bermimpi tentang apa yang kami miliki, tetapi kami melakukannya untuk klub ini. Kami menempatkannya kembali ke tempat yang semestinya," ujar Salah.
"Ini adalah pesan kami kepada para pemain di ruang ganti. Lihat, klub sekarang berjuang untuk segalanya. Para penggemar tidak akan menerima yang kurang dari itu. Mereka tidak terlalu peduli dengan hasil selama Anda berkeringat dan memberikan darah Anda di sini. Mereka akan mencintai Anda selamanya," lanjutnya,
"Jadi ini pesan saya untuk kalian: ini bukan tentang bakat, ini tentang segalanya. Inilah mengapa Robertson mungkin dicintai lebih dari siapa pun, karena dia hanya memberikan segalanya di lapangan dan penggemar mencintainya karena itu. Rumit untuk meninggalkan Liverpool, tetapi inilah hidup dan kita harus move on," tambahnya.
Cinta Istimewa dari Anfield
Hasil imbang melawan Brentford memastikan Liverpool finis di peringkat kelima klasemen akhir dan lolos ke Champions League musim depan. Itu menjadi penutup yang cukup manis di tengah suasana emosional yang menyelimuti Anfield.
Kontribusi Salah selama hampir satu dekade jelas akan sulit dilupakan. Empat Sepatu Emas, sederet trofi, dan konsistensinya membuat nama Salah punya tempat khusus di hati para pendukung Liverpool.
"Ya, saya merasa ini adalah hidup. Saya melihat ke belakang dan berpikir, 'Apakah mereka menginginkan lebih dari apa yang telah saya capai?' Tidak juga. Secara kolektif dan individu, kami memenangkan semuanya. Hal terpenting saat kami pergi – Anda bisa melihatnya seperti hari ini – penggemar menghargai apa yang telah Anda lakukan untuk klub, saya dan dia. Ini adalah hal terpenting," tutur Salah.
"Ini bukan seperti, 'Oh, ayolah, pergi saja. Kami tidak menginginkanmu lagi.' Tidak, Anda melihat cinta dari para penggemar. Ini adalah hal terpenting bagi saya," lanjutnya.
Liverpool kini memasuki era baru tanpa dua pemain senior mereka. Sementara itu, para suporter hanya bisa berharap generasi berikutnya mampu menjaga standar tinggi yang selama ini ditinggalkan Mohamed Salah dan Andy Robertson di Anfield.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Enzo Fernandez Pakai Nomor Keramat Kevin De Bruyne di Man City, Ada Makna Khusus!
Liga Inggris 3 September 2026, 21:18
-
Ipswich Town vs Liverpool, Bradley Barcola Sudah Bisa Debut?
Liga Inggris 3 September 2026, 20:16
-
Manchester United Tiru Strategi Transfer Carlos Baleba untuk Datangkan Lewis Hall
Liga Inggris 3 September 2026, 20:04
-
Andoni Iraola Menunggu Magis Bradley Barcola di Liverpool
Liga Inggris 3 September 2026, 19:50
-
Manchester United Bakal Jor-joran Belanja Bek di Tahun 2027?
Liga Inggris 3 September 2026, 19:29
LATEST UPDATE
-
Target Persib di ACL Two 2026/2027, Umuh Muchtar: Mudah-mudahan Juara
Bola Indonesia 4 September 2026, 14:44
-
Link Nonton Siaran Langsung Bali United vs PSS Sleman FC di Indosiar dan Vidio
Bola Indonesia 4 September 2026, 13:42
-
Prediksi Arsenal vs Chelsea Versi Gary Neville: The Gunners Menang 2-0
Liga Inggris 4 September 2026, 13:36
-
Xabi Alonso Siapkan Perubahan pada 2 Sektor Chelsea untuk Hadapi Arsenal
Liga Inggris 4 September 2026, 13:29
-
Dusan Vlahovic Akhirnya Ungkap Alasan di Balik Kepergiannya dari Juventus
Liga Italia 4 September 2026, 13:20
-
Ruben Amorim Berpeluang Cetak Sejarah di Laga Juventus vs Milan
Liga Italia 4 September 2026, 13:12
-
Link Nonton Siaran Langsung Arema FC vs Insenmulang FC di Indosiar dan Vidio
Bola Indonesia 4 September 2026, 13:10
-
KapanLagi Book Club Gelar Silent Reading di Tengah Karya Seni Museum MACAN
Lain Lain 4 September 2026, 12:38
-
Julian Alvarez Hadapi Kenyataan Pahit Usai Gagal Tinggalkan Atletico
Liga Spanyol 4 September 2026, 11:05
-
Kobbie Mainoo Tak Masuk Skuad Premier League Man Utd, tapi Tetap Bisa Main
Liga Inggris 4 September 2026, 10:54
-
Prediksi Schalke 04 vs Bayern 5 September 2026
Bundesliga 4 September 2026, 10:45
-
Prediksi Inter vs Napoli 5 September 2026
Liga Italia 4 September 2026, 10:01
-
Prediksi Man City vs Coventry City 5 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 08:51
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


