Tapak Tilas Karier Lisandro Martinez: Dulu Ditendang Klubnya Karena Tinggi Badan!
Asad Arifin | 18 Juli 2022 16:00
Bola.net - Lisandro Martinez telah merampungkan saga transfer ke Manchester United di awal musim 2022/2023. Di balik cerita ini, di masa lalu, Martinez pernah ditendang timnya karena alasan tinggi badan.
Martinez pindah ke United lewat sebuah negosiasi yang alot. Pada akhirnya, Ajax Amsterdam melepasnya setelah mendapat tawaran 57 juta euro. Martinez membela Ajax selama tiga musim dan tampil cukup bagus.
Pemain berusia 24 tahun tersebut mengawali kariernya bersama akademi Club Urquiza dan juga Club Libertad. Setelah itu, dia menerima pinangan dari klub elite Argentina, Newell's Old Boys, pada 2014.
Pasca-membela akademi Newell's Old Boys selama tiga musim, Lisandro Martinez dipercaya membela tim senior pada musim 2016/2017. Sayangnya, karier Martinez bersama Newell's Old Boys tak berjalan mulus.
Simak ulasan selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Gara-gara Tinggi Badan!
Pelatih klub berjulukan La Lepra tersebut, Juan Manuel Llop, tak membutuhkan tenaga Lisandro Martinez. Memiliki tinggi badan 175 cm, Martinez dianggap bukan bek tengah yang ideal.
"Juan Manuel Llop tiba sebagai pelatih, dan sejak awal, saya merasa dia tidak menyukai cara saya bermain," kenang Martinez.
"Dia menginginkan sesuatu yang lain dari bek tengah. Bagi saya, itu adalah masalah tinggi badan, tetapi saya bukan orang yang memberi tahu dia apa yang harus dilakukan," lanjutnya.
"Anda harus menghormati selera dan keputusannya dan saya tidak menyimpan dendam sama sekali," jelas Lisandro Martinez.
Bersinar di Ajax

Hanya mencatatkan satu penampilan bersama Newell's Old Boys, Martinez kemudian hengkang ke Defensa y Justicia pada Agustus 2017. Dia awalnya dilepas dengan status pinjaman, sebelum akhirnya dipermanenkan Defensa pada Juni 2018.
Bersama Defensa, sang pemain selalu menjadi pilihan utama. Dia tercatat tampil dalam 58 pertandingan dan mencetak tiga gol.
Penampilan impresif Lisandro Martinez di Defensa y Justicia membuat Ajax Amsterdam kepincut. Setelah mengucurkan dana 7 juta euro, Ajax sukses meminang Martinez dari Defensa pada musim panas 2019.
Digembleng Erik ten Hag, penampilan Lisandro Martinez semakin menanjak dan mampu menjadi sosok penting di jantung pertahanan Ajax Amsterdam. Kariernya pun semakin bersinar bersama klub rakasa Eredivisie Belanda tersebut.
Selama tiga musim membela Ajax, Lisandro Martinez mencatatkan 118 pertandingan, mencetak enam gol plus enam assist. Dia juga turut membantu Ajax Amsterdam meraih empat gelar juara, termasuk dua trofi Eredivisie.
Dipinang Manchester United

Setelah Erik ten Hag angkat kaki dari Ajax dan duduk di kursi manajer Manchester United, nama Lisandro Martinez kerap dikaitkan dengan Tim Setan Merah. Ten Hag ingin Martinez menjadi satu di antara pemain andalannya di lini belakang.
Setelah melakukan pendekatan, MU akhirnya mendapatkan restu dari Ajax untuk meminang sang bek. Menurut sumber Fabrizio Romano, Manchester United mengeluarkan kocek 55 juta poundsterling untuk mendatangkan Martinez.
Angka transfernya bertambah menjadi 57 juta pounds karena pembayaran solidaritas plus tambahan 10 juta. Sang pemain terikat kontrak sampai Juni 2027 dengan opsi perpanjangan kontrak musim berikutnya.
Dibeli dengan harga yang tak murah, Lisandro Martinez kini berstatus pemain Argentina ketiga dengan nilai transfer termahal. Dia hanya kalah dari Angel Di Maria dan Gonzalo Higuain.
Di Maria memiliki banderol 75 juta euro saat Manchester United meminangnya dari Real Madrid. Adapun Higuain dijual Napoli ke Juventus dengan harga 90 juta euro.
Posisi Ideal Lisandro Martinez
Meski memiliki tinggi badan 175 cm, Lisandro Martinez merupakan pemain bertahan yang tangguh. Ketika masih berseragam Ajax Amsterdam, Martinez mampu membuat lini belakang Ajax solid ketika tampil sebagai bek tengah.
Dari 118 pertandingan bersama Ajax, dia tercatat 90 kali menghuni pos bek tengah. Selain itu, Lisandro Martinez juga pernah bermain sebagai gelandang bertahan dalam 22 laga, bek kiri dalam tujuh pertandingan, serta bek kanan dalam satu laga.
Jika melihat posisi ideal Lisandro Martinez adalah sebagai bek tengah. Namun, Erik ten Hag diprediksi bakal memainkan Martinez dalam berbagai posisi, terutama di sektor pertahanan.
Sumber: Marca, Transfermarkt
Disadur dari Bola.com: Rizki Hidayat, 18 Juli 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:45
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










