Tawa dan Tangis Timo Werner dalam Karier Singkat di Chelsea
Richard Andreas | 24 September 2022 05:00
Bola.net - Dua musim singkat di Chelsea akan selalu jadi cerita unik dalam karier Timo Werner. Dia datang dengan sambutan meriah, lantas pergi hampir tanpa suara dan salam perpisahan.
Werner direkrut Chelsea dari RB Leipzig pada Juli 2020 lalu. Saat itu, harapannya Werner bisa mengisi lini serang Chelsea dan memikul tugas mencetak gol.
Sayangnya, dua musim tidak berjalan mulus bagi Werner. Dia menorehkan 23 gol dalam 89 penampilan dan sempat berjuang di bawah bimbingan dua pelatih berbeda, Frank Lampard dan Thomas Tuchel.
Musim panas 2022, Werner memutuskan kembali ke RB Leipzig secara permanen. Dia ingin membangun kariernya kembali di klub lamanya.
Tawa dan tangis
Dua musim Werner di Chelsea sebenarnya tidak bisa disebut gagal total. Lagi pula, dia juga menjadi korban pergantian pelatih yang diikuti dengan pergantian gaya main.
Biar begitu, bicara soal pengalamannya di Liga Inggris, Werner mengakui bahwa dua tahun tersebut tidak berjalan sebaik yang dia harapkan.
"Bagi saya pribadi, itu bukanlah masa-masa terbaik. Saya membayangkan lebih dari itu. Memang saya belajar banyak hal, menjuarai Liga Champions dan trofi lainnya," ujar Werner.
"Saya sangat menikmati dua tahun tersebut, saya sangat menikmati London. Ada tawa dan tangis dalam masa-masa tersebut."
Cocok di Leipzig
Kembali ke Leipzig bukan berarti semua masalah Werner beres. Dia harus beradaptasi ulang, harus membuktikan diri layak bermain. Untungnya, sejauh ini segalanya berjalan baik bagi Werner.
"Di Leipzig, bukan berarti segalanya berjalan mulus, khususnya dalam beberapa pekan awal. Namun, gaya sepak bola di bawah pelatih baru sangat cocok dengan saya," sambung Werner.
"Gaya bermain tersebut juga mempersiapkan saya untuk apa yang diinginkan di tim nasional," tandasnya.
Sumber: DFB
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
FA Dakwa Cristiano Ronaldo Bersalah Karena Banting HP Fans Everton
Mantap! Man United mau Jadikan Harry Kane Sebagai Pengganti Ronaldo
Kiat Tyler Malacia untuk Jadi Bek Kiri Utama Manchester United
Prediksi EPL Evra: Liverpool dan Man City Masih Favorit Juara, MU Bisa Bikin Kejutan
Christian Eriksen Menangkan Penghargaan Pemain Terbaik Manchester United Edisi September 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









