Telat Dipecat, Antonio Conte Akan Gugat Chelsea
Editor Bolanet | 21 Juli 2018 01:19
- Media Inggris, The Times, melaporkan jika Antonio Conte mempertimbangkan untuk menggugat Chelsea. Pasalnya, Conte merasa pemecatan yang dilakukan oleh Chelsea telat dan membuatnya dirugikan.
Chelsea memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Conte pada awal pekan ini. Manajer asal Italia tersebut dipecat oleh pihak The Blues.
Sejatinya, Conte masih punya satu musim kontrak bersama Chelsea. Nah, lantaran dipecat saat kontraknya masih tersisa, maka Chelsea pun harus memberikan kompensasi pada Conte. Chelsea membayar senilai 11 juta euro.
Pasca memecat Conte, The Blues pun langsung mengumumkan Maurizio Sarri sebagai manajer baru. Nama eks pelatih Napoli sendiri sudah cukup lama disebut bakal jadi manajer baru. Tapi, dia baru saja diresmikan pada pekan ini. (the/asa)
1 dari 4 halaman
Alasan Gugat Chelsea

Menurut The Times, Conte merasa jika Chelsea seharusnya memecatnya begitu musim 2017/18 berakhir. Atau setidaknya sebelum memulai persiapan musim baru. Sebab, rencana pemecatan memang sudah lama digaungkan.
Nah, Conte kondisinya sudah memimpin empat sesi latihan Chelsea untuk musim 2018/19. Setelah itu, dia baru dipecat oleh Chelsea.
Mantan pelatih timnas Italia tersebut merasa dirugikan. Sebab, jika Chelsea langsung memecatnya akhir musim, Conte punya kesempatan mencari klub baru. Tidak seperti saat ini, ketika semua klub sudah punya pelatih.
Dengan kondisi sekarang, Conte sulit mencari klub baru dan kehilangan penghasilan sebagai pelatih. Hal ini yang bakal dijadikan dalih menggugat The Blues.
2 dari 4 halaman
Alasan Mengada-ada

Selain itu, pengacara Conte juga tidak cukup senang dengan alasan yang dibuat Chelsea untuk memecat kliennya. Ia merasa jika alasan tersebut memang sengaja dibuat dan mengada-ada.
Conte dipecat dengan alasan merusak situasi harmonis dalam tim. Ada dua faktornya yakni dengan membekukan Diego Costa dari sekuat di awal musim 2017/18 dan seringnya Conte mengkritik direksi klub di media soal kebijakan transfer.
Padahal, pihak Conte merasa secara prestasi hasilnya cukup baik. Pada musim pertama gelar Premier League mampu dihadirkan. Di musim kedua, meski terpuruk di Premier League, The Blues menutup musim dengan gelar juara di Piala FA.
3 dari 4 halaman
Faktor Real Madrid

Masih dikutip dari The Times, jika dipecat pada akhir musim 2017/18 lalu, pihak Conte mengklaim jika mereka bisa melakukan negosiasi dengan Real Madrid. Sebab, nama Conte masuk dalam kandidat pengganti Zinedine Zidane.
Tapi, kondisi Conte yang tidak kunjung mendapatkan kepastian dari Chelsea, membuat Madrid lebih memilih Julen Lopetegui sebagai pelatih baru untuk Gareth Bale dan kawan-kawan.
4 dari 4 halaman
Simak Video Menarik Ini:

[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 14:40
-
Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:21
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









