Terbaik dan Terburuk Arsenal 0-2 Liverpool: Martinelli Rasa Pires, Alisson Kokoh, Thiago Berkelas!
Asad Arifin | 17 Maret 2022 07:28
Bola.net - Liverpool sukses memenangkan laga sengit melawan Arsenal pada laga tunda pekan ke-27 Premier League 2021/2022. Bermain di Stadion Emirates pada Kamis (17/3/2022) dini hari WIB, Liverpool menang dengan skor 2-0.
Babak pertama berjalan seru tetapi tidak ada gol yang tercipta. Diogo Jota menjadi pemecah kebuntuan Liverpool lewat golnya pada menit ke-54. Setelah itu, Roberto Firmino menambah gol The Reds pada menit ke-62.
Hasil ini membuat Liverpool hanya terpaut satu poin dari Man City yang berada di puncak klasemen Premier League. Kedua tim akan berjumpa pada pekan ke-32. Duel ini ibarat final Premier League karena akan menentukan gelar juara.
Sementara, walau kalah, Arsenal tetap berada di posisi ke-4 klasemen dan masih punya dua laga tunda. Lantas, bagaimana performa individu pemain Arsenal dan Liverpool? Simak ulasannya di bawah ini ya Bolaneters.
Terbaik: Alisson

Alisson membuat penyelamatan gemilang dari peluang Odegaard. Sebelum momen itu, dia juga cukup tenang saat berhadapan satu lawan satu dengan Lacazette. Alisson mampu menutup ruang dengan baik.
Alisson kini telah mencatatkan 16 laga nirbobol di Premier League 2021/2022. Sama dengan jumlah nirbobol rekan satu negaranya yakni Ederson.
Terburuk: Aaron Ramsdale

Ramsdale membuat Rodgers berdecak kagum akhir pekan lalu. Tapi, kini Ramsdale harus melihat dua gol bersarang di gawangnya.
Ramsdale membuat penyelamatan bagus dari peluang Van Dijk. Tapi, pada gol Jota dan Firmino, Ramsdale harusnya bisa berbuat lebih banyak. Malam yang cukup rumit bagi Ramsdale.
Terbaik: Thiago

Thiago membuat assist yang brilian untuk gol Jota. Fans Liverpool pasti berkata 'wow' ketika melihat bagaimana teknis, akurasi, dan kecepatan umpan Thiago pada gol itu. Sepanjang laga, Thiago membuat tiga umpan kunci.
Thiago hampir membuat 'assist' untuk Arsenal juga. Beruntung ada Alisson yang tampil heroik.
Terburuk: Bukayo Saka

Saka gagal memberi dampak besar untuk lini depan Arsenal. Dia melepas satu shots saja sepanjang laga. Tapi, bukan di situ masalah yang dihadapi Saka.
Saka jelas punya andil pada gol kedua yang dicetak Liverpool. Saka kalah berduel dan kehilangan bola. Dari situ kemudian Robertson memberi umpan untuk Firmino dan gol tercipta.
Terbaik: Gabriel Martinelli

Klopp mungkin benar. Saat dalam kondisi yang bugar, Martinelli adalah pemain yang berbahaya. Itu ditunjukkan pada duel lawan Liverpool. Dia berulang kali membuat Alexander-Arnold kelimpungan.
Squawka bahkan menyebut Martinelli akan mengingatkan fans Arsenal pada sosok Pires. Hanya saja, Martinelli tidak cukup beruntung karena gagal mencetak gol.
Terburuk: Ben White

White menunjukkan performa yang solid pada babak pertama. Tapi, babak kedua menjadi lebih sulit bagi White.
White merespon momen gol pertama Liverpool dengan lambat. Lalu, pada gol kedua, White harusnya bisa melakukan tugas dengan lebih baik.
Terbaik: Roberto Firmino

Firmino menjadi supersub pada duel lawan Liverpool. Sebuah peran yang belakangan memang identik dengan pemain asal Brasil itu. Dia bisa mengubah jalannya laga saat masuk dari bangku cadangan.
Firmino mencetak gol yang sangat krusial bagi Liverpool. Gol dari sentuhan yang indah di depan gawang.
Terburuk: Cedric Soares

Soares sebenarnya tidak bermain terlalu buruk pada duel melawan Liverpool. Tapi, dia lengah pada beberapa momen penting. Dua gol Liverpool tercipta dari area bermain Soares.
Soares harusnya memberi back-up pada Saka pada gol kedua Liverpool. Sementara, pada gol pertama, dia tidak bisa berbuat banyak untuk menghalau umpan Thiago dan laju Jota.
Terbaik: Andrew Robertson

Saat Alexander-Arnold sibuk berduel dengan Martinelli, Robertson mencuri perhatian di sisi kanan permainan. Dia bermain sangat baik, baik pada momen bertahan maupun saat menyerang.
Robertson membuat Bukayo Saka kesulitan untuk mengkreasi serangan. Lalu, Robertson juga membuat satu assist untuk gol yang dicetak Firmino.
Terburuk: Sadio Mane

Mane tidak menampilan performa terbaik pada laga ini. Pemain asal Senegal itu tidak memberi banyak ancaman ke gawang Arsenal. Bahkan, sepanjang laga, Mane gagal melepas satu pun shots on target.
Mungkin, Mane gagal mendapatkan level terbaiknya karena pada laga ini bermain untuk peran winger kanan.
Terbaik: Jurgen Klopp

Klopp mengambil keputusan yang tepat saat menarik keluar Jota. Sebab, masuknya Firmino benar-benar mengubah alur permainan. Liverpool bermain jauh lebih cair dengan Firmino.
Klopp juga membuat keputusan penting dengan tidak memainkan Salah sejak menit awal. Walau perannya sangat penting, Klopp tidak mengambil resiko karena Salah tidak 100 persen bugar.
Terbaik: Mikel Arteta

Arsenal memang kalah. Tapi, apa yang dilakukan The Gunners jauh dari kata buruk pada duel ini. Arsenal melawan dengan cukup baik dan tidak beruntun karena gagal mencetak gol.
Arteta sebenarnya mampu merespon dengan baik situasi di lapangan. Pergantian pemain yang dilakukan juga tepat. Hanya saja, kelebihan individu pemain Liverpool membuat Arsenal harus kalah.
Klasemen Premier League
Sumber: Squawka
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terbuai dan Terjebak Zona Nyaman, Penyebab Runtuhnya Liverpool Musim Ini
Liga Inggris 12 Januari 2026, 16:16
-
Debut Manis Rosenior: Chelsea Pesta Gol, Tapi Itu Baru Awal
Liga Inggris 12 Januari 2026, 16:00
LATEST UPDATE
-
Ketika Ketajaman Lautaro Martinez Sama Sekali Tak Terlihat
Liga Italia 12 Januari 2026, 22:12
-
Inter di Puncak Klasemen, Tapi Tumpul Saat Big Match: Alarm Scudetto Mulai Berbunyi?
Liga Italia 12 Januari 2026, 22:06
-
Bek Inter Milan Tampil di Bawah Standar pada Laga Krusial
Liga Italia 12 Januari 2026, 22:03
-
AC Milan dan Pentingnya Fleksibilitas Taktik
Liga Italia 12 Januari 2026, 21:56
-
2 Fondasi Utama AC Milan Mulai Goyah
Liga Italia 12 Januari 2026, 21:44
-
Pep Guardiola Tak Bisa Tidur Jelang Duel Panas Newcastle vs Man City di Carabao Cup
Liga Inggris 12 Januari 2026, 21:13
-
Trofi Juara yang Terasa Indah buat Barcelona
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 20:49
-
Raphinha, Pembeda di Panggung Besar
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 20:41
LATEST EDITORIAL
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55



