Terbuai dan Terjebak Zona Nyaman, Penyebab Runtuhnya Liverpool Musim Ini
Editor Bolanet | 12 Januari 2026 16:16
Bola.net - Jarak 14 poin menjadi jurang pemisah yang nyata. Liverpool kini tertinggal jauh dari Arsenal dalam perburuan gelar Premier League.
Hasil imbang 0-0 di Emirates baru-baru ini tak banyak membantu. Harapan The Reds untuk mengejar skuad Mikel Arteta semakin menipis.
Padahal, musim lalu mereka begitu dominan di bawah asuhan Arne Slot. Kini, situasi berbalik 180 derajat bagi sang juara bertahan.
Legenda Arsenal, Sol Campbell, punya analisis tajam soal ini. Ia menyoroti kombinasi rasa puas diri dan tragedi di luar lapangan sebagai biang keladi.
Terjebak Zona Nyaman
Musim perdana Slot berjalan terlalu mulus. Segalanya seolah jatuh ke tempatnya tanpa hambatan berarti bagi para pemain.
Namun, kemudahan itu justru menjadi bumerang musim ini. Campbell melihat adanya penurunan kewaspadaan yang fatal di skuad.
"Musim pertama menang itu luar biasa bagi dia (Arne Slot), semua pemain siap untuk itu," buka Campbell yang pernah meraih dua gelar liga bersama The Gunners.
Ia menilai para pemain mungkin merasa kemenangan akan datang dengan sendirinya. Pola pikir "otomatis menang" ini perlahan merusak momentum tim.
"Apa yang terjadi adalah semua orang, entah kenapa, menjadi lengah. Seolah-olah itu akan terjadi lagi begitu saja: 'Kami akan melibas lawan, kami akan terus melakukanya'," analisis Campbell.
Namun realitas kehidupan berkata lain. Masalah datang bertubi-tubi tanpa disadari, membalikkan dunia Liverpool dalam sekejap.
Duka dan Bisingnya Media
Masalah Liverpool tak hanya soal teknis di lapangan. Ada guncangan emosional hebat yang melanda ruang ganti tim.
Kepergian Diogo Jota menjadi pukulan telak. Campbell mengakui bahwa duka mendalam ini mempengaruhi psikologis pemain dengan cara berbeda-beda.
"Jelas mereka mengalami kejadian menyedihkan dengan berpulangnya pemain top (Diogo Jota), dan itu bisa memengaruhi orang dengan cara berbeda juga," tutur Campbell dengan nada empatik.
Selain duka, isu-isu di luar lapangan turut memperkeruh suasana. Berbagai rumor dan pemberitaan media menambah beban mental skuad yang sedang rapuh.
"Tapi momentum telah beralih dari mereka. Untuk mendapatkan kembali momentum itu sulit, Anda harus bertahan, Anda harus mencari cara," tambahnya.
Kompetisi musim ini jauh lebih keras. Ada empat hingga lima tim lain yang siap menerkam jika Liverpool lengah sedikit saja.
Sinyal Kebangkitan Mulai Terlihat?
Meski tertinggal jauh, Liverpool mulai menunjukkan denyut nadi kehidupan. Mereka tercatat tak terkalahkan dalam sembilan laga terakhir di liga.
Performa babak kedua melawan Arsenal memberi sedikit harapan. Isu pemecatan Slot yang sempat menyeruak pasca kekalahan beruntun perlahan mulai mereda.
Namun, Campbell mengingatkan bahwa sepak bola bisa berubah sangat cepat. Hasil akhir tetap menjadi tolak ukur utama bagi nasib pelatih.
"Sepak bola bisa berbalik dengan mudah jika Anda tidak hati-hati. Orang bisa mendukung Anda, lalu dua atau tiga pertandingan kemudian, mereka melawan Anda," ingat Campbell secara eksklusif kepada Sky Bet.
Sol Campbell menutup dengan saran pragmatis. Kemenangan sangat dibutuhkan untuk memulihkan kepercayaan diri.
"Begitu performa mulai berbalik ke wilayah yang lebih positif, dia akan jauh lebih bahagia. Dan para pemain juga akan jauh lebih bahagia dengan diri mereka sendiri," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 12:28
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
Kalah 0-3 dari Bournemouth, Pemain MU Diminta Ngaca!
Liga Inggris 26 Oktober 2026, 20:25
LATEST UPDATE
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








