Terbuang dengan Menyedihkan, Kesalahan Mesut Ozil Sendiri?
Richard Andreas | 28 Oktober 2020 06:15
Bola.net - Kasus Mesut Ozil di Arsenal masih jadi salah satu polemik menarik. Kali ini Ozil dianggap bersalah atas kejatuhan kariernya sendiri bersama The Gunners.
Pandangan ini disampaikan oleh mantan pemain Arsenal, Lauren. Dia telah mengamati situasi Ozil yang terbuang dari skuad inti The Gunners untuk musim ini.
Progres karier Ozil terbilang aneh. Dia bermain di setiap pertandingan Premier League di bawah Mikel Arteta sebelum musim dihentikan sementara karena pandemi virus corona, tapi setelahnya tidak lagi dimainkan.
Lauren merasa bahwa Ozil seharusnya bisa memperbaiki kariernya di Arsenal, sayangnya dia memilih jalan yang lebih sulit.
Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Menyedihkan lihat Ozil
Pertama-tama, Lauren merasa kecewa melihat kasus Ozil, khususnya sebagai fans Arsenal. Dia menyayangkan pemain top sekelas Ozil justru tidak dimanfaatkan.
"Ozil adalah pemain top, menyedihkan melihat pemain top tidak terlibat dalam tim seperti Arsenal," buka Lauren kepada Sky Sports.
"Kami semua yang mengikuti Arsenal ingin menyaksikan pemain-pemain terbaik, tapi situasinya tidak demikian sampai sekarang. Saya kira situasinya sama antara Emery dan Arteta."
Kesalahan pemain
Lebih lanjut, Lauren sendiri meyakini bahwa keputusan Ozil ini tidak perlu dilebih-lebihkan. Menurutnya fans Arsenal seharusnya percaya sepenuhnya pada keputusan Arteta, tidak perlu dikritik.
Dia pun merasa Ozil juga bersalah atas nasibnya sendiri. Seharusnya Ozil berjuang memperbaiki nasibnya, tapi yang terjadi justru sebaliknya.
"Arteta menginginkan pemain-pemain terbaik dalam skuadnya. Jika Ozil tidak ada di sana, pasti karena konsekuensi dari banyak hal," lanjut Lauren.
"Pertama-tama, ini adalah kesalahan pemain. Saya percaya jika Anda punya kualitas, jika Anda pemain top, tapi Anda tidak terlibat pertandingan dari pekan ke pekan, saya percaya ini kesalahan Anda."
Beda pelatih, kasus sama
Untuk memahami posisi Arsenal dan klub, Lauren mengambil contoh kasus Unai Emery dan Mikel Arteta. Dua pelatih ini sama-sama menepikan Ozil, berarti ada alasan kuat di baliknya.
"Tentu klub pun harus melakukan yang terbaik untuk menjaga kebahagiaan pemain, tapi faktanya kasus ini terjadi pada Emery dan Arteta," sambung Lauren.
"Jadi saya kira ini lebih merupakan kesalahan pemain daripada kesalahan pelatih atau klub," pungkasnya.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
Mantap! Legenda MU Ini Sebut Son Heung-Min Sudah Selevel Dengan Salah dan Mane
Nganggur Di Real Madrid, Man City Siap Selamatkan Karir Isco
Donny van de Beek Jadi Polemik, Begini Respon Solskjaer
Edinson Cavani Datang ke MU, Anthony Martial Gak Jiper
Belum Bikin Gol untuk Manchester United, Ini Kata Anthony Martial
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















