Termasuk Adnan Januzaj, Ini Starting XI One Season Wonder di Premier League
Aga Deta | 6 Desember 2019 10:08
Bola.net - Banyak pemain bola yang penasaran ingin bermain di Premier League. Sebab, kompetisi tertinggi sepak bola Inggris itu sering dianggap sebagai tempat yang tepat untuk menunjukkan kualitas permainan.
Selain itu, Premier League dikenal sebagai kompetisi yang sangat kompetitif. Dengan intensitas permainan yang cepat tentunya membuat banyak pemain ingin mencoba bermain di Premier League.
Alhasil, tak sedikit pemain bola yang menolak pinangan klub-klub Premier League. Ada pemain yang benar-benar kesulitan beradaptasi dengan gaya permainan ala Premier League dan akhirnya memutuskan hengkang.
Namun, ada juga beberapa pemain ada yang dengan mudah beradaptasi dengan kultur sepak bola Inggris. Bahkan, para pemain tersebut sampai mencuri perhatian pencinta sepak bola sepanjang satu musim.
Menariknya, para pemain tersebut langsung meredup performanya pada musim berikutnya. Hal itulah yang sering disebut One Season Wonder atau pemain yang hanya tampil gemilang selama satu musim.
Banyak pemain di berbagai kompetisi yang kehilangan konsistensi permainannya, termasuk di Premier League. Tak hanya pemain yang berposisi sebagai penyerang, melainkan dari berbagai posisi.
Dirangkum dari Give Me Sports, berikut susunan 11 pemain one season wonder di Premier League.
1. Tomasz Kuszczak- GK
Tomasz Kuszczak bermain cukup apik saat membela West Bromwich Albion pada 2005-2006. Meskipun gagal menyelamatkan klubnya dari jurang degradasi, tapi banyak menganggap performa Tomasz Kuszczak sangat baik.
Tomasz Kuszczak sejatinya bukanlah pilihan kiper utama West Brom. Namun, kala itu kiper utama, Chris Kirkland mengalami cedera pada awal musim.
Alhasil, Tomasz Kuszczak dipilih untuk mengawal gawang West Brom. Penampilan apiknya tersebut membuat Manchester United kepincut.
Namun, setelah bergabung bersama Manchester United Tomasz Kuszczak tak menunjukkan performa gemilang.
Ia hanya menjadi kiper pelapis bersama klub berjuluk Setan Merah itu.
2. Sebastien Bassong- CB
Sebastien Bassong tampil gemilang saat berkostum Norwich City pada 2012-2013. Meskipun hanya mengantarkan klubnya itu berada di urutan ke-11 klasemen akhir, Sebastien Bassong terpilih sebagai Player of the Season pada 2013.
Namun, setelah itu permainannya justru meredup. Dari tiga musim yang dijalani, klub yang dibela Sebastien Bassong menderita dua kali degradasi.
3. David Wheater-CB
David Wheater menjalani musim yang cemerlang bersama Middlesbrough pada 2007-2008. Permainan apiknya bersama Middlesbrough membuatnya dipanggil Timnas Inggris.
Akan tetapi pada musim berikutnya performa menurun drastis. Tak hanya itu, klub yang ia bela tersebut juga harus terdegradasi ke divisi Championship.
4. Titus Bramble-CB
Titus Bramble merupakan pemain belakang yang disegani di Premier League. Bramble hampir tak tergantikan di lini belakang Ipwich.
Titus Bramble juga sukses mengantarkan klubnya tersebut finis di posisi kelima klasemen sekaligus lolos ke Liga Europa.
Namun, prestasi apik Titus Bramble tak berlanjut pada musim berikutnya. Setelah itu, ia sering membuat blunder bersama klub yang ia bela.
5. Adnan Januzaj-RM
Banyak yang menganggap Adnan Januzaj sebagai pemain masa depan Manchester United. Adnan Januzaj sering menjadi pilihan utama saat Setan Merah dilatih David Moyes pada 2013-2014.
Namun, saat Luis Van Gaal mengambil alih jabatan pelatih, Januzaj tak mengesankan pelatih asal Belanda itu.
Kondisi tersebut membuat ia dipinjamkan ke Sunderland pada masa kepelatihan Jose Mourinho. Saat ini, pemain asal Belgia itu bermain bersama klub La Liga, Real Sociedad.
6. Jack Rodwell-CM
Pada musim 2011-2012, Jack Rodwell tampil gemilang saat menjadi gelandang box-to-box Everton. Penampilan apiknya tersebut membuat Manchester City kepincut.
Namun, setelah bergabung dengan The Citizens, sinar Jack Rodwell justru meredup. Ia jarang diberi kesempatan tampil bersama skuat utama Manchester City.
7. Michu-CM
Pemain asal Spanyol, Michu, tampil gemilang pada musim pertamanya bersama Swansea City. Kala itu, Michu sukses mencetak 18 gol pada musim 2012-2013.
Namun, setelah itu Michu harus mengalami cedera parah yang membuat kariernya berakhir di Premier League. Pada 2017, Michu memutuskan pensiun diusianya yang baru 31 tahun.
8. Andrey Arshavin- LM
Andrey Arshavin tampil gemilang bersama Timnas Rusia saat Piala Eropa 2008. Kondisi tersebut membuat klub Premier League, Arsenal mendatangkannya pada bursa transfer Januari 2009.
Pada musim pertamanya bersama The Gunners bermain sangat bagus. Bahkan, Andrey Arshavin bisa mencetak empat gol saat menghadapi Liverpool di Anfield.
Tak hanya itu, pada akhir musim, Andrey Arshavin terpilih sebagai pemain terbaik Arsenal. Namun, keberhasilan tersebut hanya berlangsung selama satu musim.
Setelah itu, Andrey Arshavin kerap dijadikan lelucon karena performa buruknya.
9. Robinho-CF
Robinho menjadi satu di antara pemain Manchester City dengan harga termahal kala itu. Robinho pun langsung membuktikan kapasitasnya pada musim 2008-2009.
Namun, pada musim berikutnya performa Robinho justru menurun. Pemain asal Brasil itu hanya mencatatkan satu gol dari 12 pertandingan.
Kondisi tersebut membuatnya dipinjamkan ke Santos pada Januari 2010.
10. Roque Santa Cruz-ST
Pemain asal Paraguay, Roque Santa Cruz terlihat menjanjikan pada musim pertamanya di Premier League. Ia menyumbang banyak gol untuk Blackburn Rovers pada musim 2007-2008.
Kala itu, ia bisa mencetak 19 gol dalam satu musim. Torehan tersebut tentunya sangat bagus buat pemain yang baru menjalani karier di Premier League.
Namun, setelah itu performanya turun drastis pada musim berikutnya. Santa Cruz hanya mencetak satu gol dalam satu musim.
Pada musim berikutnya lagi juga semakin menurun, yakni hanya tiga gol.
11. Michael Bridges-ST
Mungkin cerita Michael Bridges berbeda dengan pemain lainnya di atas. Michael Bridges tampil gemilang bersama Leeds United pada musim 1999-2000.
Kala itu, dalam satu musim Michael Bridges mampu mencetak 19 gol. Namun, setelah itu cedera parah membuat kariernya terganggu.
Dalam empat musim, Michael Bridges hanya mencetak satu gol karena cederanya belum benar-benar pulih.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Faozan Tri Nugroho/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 5 Desember 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

