Ternyata, Guardiola Sempat Ngamuk Saat Dirumorkan ke Juventus
Yaumil Azis | 30 Agustus 2019 08:16
Bola.net - Rumor seputar kedekatan Juventus dengan pelatih Manchester City, Josep Guardiola sempat ramai dibicarakan pada musim panas ini. Ternyata, di balik layar, pria asal Spanyol tersebut marah dengan isu tersebut.
Semuanya dimulai saat Juventus ditinggal oleh pelatihnya, Massimiliano Allegri, memutuskan hengkang pada bulan Mei lalu. Pria berumur 52 tahun itu merupakan sosok berprestasi yang berhasil menyumbang 11 gelar kepada Bianconeri dalam kurun waktu lima tahun.
Selain itu, Allegri merupakan satu-satunya pelatih yang mengantarkan Juventus mencapai final Liga Champions sejak kembalinya dari Serie B tahun 2007 lalu. Sehingga pelatih berikutnya tak bisa ditunjuk dengan sembarangan.
Guardiola disebut-sebut sebagai kandidat terkuatnya. Di musim panas kemarin, namanya terus dikaitkan dengan Juventus dan bahkan disebut sudah hampir berlabuh di Turin. Namun pada akhirnya, Juventus memilih Maurizio Sarri sebagai nahkoda selanjutnya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Guardiola Marah
Selama namanya terus disebut-sebut, Guardiola sudah sering menepis rumor tersebut saat ditemui awak media. Namun perkataannya tak sanggup membendung pemberitaan yang terus ramai dibicarakan.
Direktur Manchester City, Alberto Galassi, mengungkapkan bahwa pria asal Spanyol tersebut sangat marah karena diberitakan seperti itu. Dari pengakuannya, Guardiola merasa perkataan yang telah ia lontarkan tak dipercaya oleh publik.
"Guardiola awalnya marah dan sangat kecewa, sebab ia tak senang jika tidak dipercaya. Klub yang serius mencapai kesepakatan jauh sebelum waktunya, berita di menit-menit akhir seperti ini tak pernah nyata," ujar Galassi kepada Sky Sport Italia.
"Dia sangat kecewa dengan situasi tersebut, namun menjelang akhir dia berubah dari marah menjadi tertawa. Bahkan ayah saya berpikir bahwa dia telah tiba di Juve hingga akhir, dan saya selalu memberi tahu dirinya bahwa itu takkan terjadi," lanjutnya.
Pelatih Terbaik Tanpa Gelar Liga Champions
Tak bisa dimungkiri, Guardiola merupakan salah satu pelatih terbaik yang dimiliki Manchester City sejak diambil alih Sheikh Mansour pada tahun 2008 lalu. Ia bertanggung jawab atas kesuksesan the Citizens meraih trofi Premier League selama dua musim terakhir.
Namun ada satu gelar yang masih absen dari lemari trofi Manchester City: Liga Champions. Padahal, ia cukup akrab dengan piala tersebut sewaktu masih menukangi Barcelona dulu.
Galassi sendiri enggan memberikan beban yang terlalu berat kepada pria berumur 48 tahun tersebut. Sebab, meraih gelar Liga Champions katanya bukan perkara yang mudah. Seperti perkataan yang ia dengarkan dari legenda Brasil, Kaka, beberapa waktu lalu.
"Saya selalu ingat sesuatu yang Kaka katakan kepada saya: menjuarai Liga Champions itu lebih sulit dari Piala Dunia. Itu karena di Piala Dunia, anda membutuhkan sesuatu untuk mempermulus jalan anda selama sebulan," tambahnya.
"Namun di Liga Champions, keberuntungan harus berada di sisi anda di sepanjang musim," tandasnya.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Jarak Tempuh Jadi Musuh Besar Manchester City di Liga Champions 2019/20
- Terungkap, Real Madrid Pernah Nyaris Dapatkan David Silva
- Kualifikasi Euro 2020: Laporte Akhirnya Masuk Timnas Prancis
- Siapa Lawan Manchester United? Ini Hasil Undian Putaran Ketiga EFL Carabao Cup 2019-20
- Setelah Guardiola, Pemain Manchester City Ini Juga Ikut Kritik VAR
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Habis Dihajar MU, Terbitlah Bodo/Glimt: Apa Kata Pep Guardiola?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:19
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
LATEST UPDATE
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
-
Lawan Arsenal, Inter Kebobolan Tiga Gol Terlalu Mudah
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:36
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Malam Gemilang Vinicius Junior, Bungkam Siulan Bernabeu
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:17
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


