Terry Cooke: Anggota Class of 92 yang Ukir Sejarah di Manchester City
Aga Deta | 6 April 2025 18:07
Bola.net - Terry Cooke pernah menjadi harapan besar Manchester United. Ia adalah bagian dari generasi emas yang dikenal sebagai Class of 92.
Debutnya sangat menjanjikan dan disambut sorakan di Old Trafford. Namun, nasib berkata lain, dan namanya perlahan menghilang dari skuad utama.
Kariernya di United singkat, tapi penuh pelajaran berharga. Ia akhirnya pindah ke Manchester City dan menciptakan momen bersejarah.
Dari pemain muda yang terlupakan, Cooke menjelma menjadi pahlawan di sisi biru Manchester. Inilah kisahnya yang penuh lika-liku dan tekad kuat.
Awal Menjanjikan di Old Trafford

Terry Cooke menjalani debut di Premier League pada September 1995. Ia tampil cemerlang saat Manchester United mengalahkan Bolton 3-0.
Bermain di sayap kanan, ia menunjukkan potensi luar biasa. "Setelah debut saya, saya pikir saya sudah berhasil," ujarnya mengenang.
Sayangnya, laga itu menjadi satu-satunya penampilan sebagai starter di liga untuk United. Ia hanya mencatatkan beberapa penampilan tambahan sebagai pemain cadangan.
Cedera yang Menghancurkan Impian

Musim berikutnya, Cooke mengalami cedera lutut serius saat bermain untuk tim cadangan. Ia divonis mengalami robek ligamen dan harus menepi lama.
"Saya ditandu keluar dan Ferguson bertanya apakah saya siap untuk Sabtu karena saya akan menjadi starter," ucapnya. Sayangnya, harapan itu pupus setelah diagnosis dari tim medis.
“Saya tidak tahu apa yang saya alami. Saya pikir hanya terkilir, tetapi ternyata saya tidak bisa bermain selama sisa musim,” jelasnya. Cedera itu membuatnya kehilangan momentum di saat yang krusial.
Tinggalkan United, Ukir Sejarah di City

Saat United meraih treble pada musim 1998/1999, Cooke justru menjalani masa pinjaman di Wrexham. Di sinilah nasibnya berubah.
Ia tampil apik saat menghadapi Manchester City pada Boxing Day. “Saya pikir itu pertandingan terbaik saya, meskipun kami kalah 1-0,” katanya.
Pelatih Joe Royle tertarik, dan City merekrut Cooke, awalnya sebagai pemain pinjaman. Tak lama kemudian, ia bergabung secara permanen.
Pahlawan City di Final Play-Off

Cooke mencetak gol penalti penting dalam final play-off di Wembley melawan Gillingham. Laga itu jadi titik balik kebangkitan Manchester City.
"Itu momen besar. Saya ikut membantu City naik level, dan itu membuat saya bangga," katanya. Momen itu hanya berselang empat hari setelah United menjuarai Liga Champions.
Cooke bisa saja berada di skuad United jika tetap bertahan. Namun, ia lebih memilih kesempatan bermain reguler daripada sekadar menjadi pelengkap tim juara.
Antara Keputusan Sulit dan Kebanggaan Pribadi

Cooke tahu risikonya saat meninggalkan Old Trafford. Tapi ia merasa harus mengejar waktu yang hilang karena cedera.
“Saya bisa saja tetap di United dan ikut tur Eropa. Tapi saya masih muda dan ingin bermain sepak bola,” ucapnya jujur.
Keputusannya berbuah manis. Bermain di Maine Road setiap pekan membuatnya merasa dihargai lagi sebagai pemain.
Bukan Bintang Besar, Tapi Tetap Bermakna

Berbeda dengan Beckham, Scholes, atau Neville bersaudara, Cooke tidak menjadi bintang besar. Namun, ia tak menyesali pilihannya.
"Saya bermain untuk dua tim besar dan menciptakan sejarah saya sendiri," ujarnya. Baginya, yang terpenting adalah bisa bangkit setelah jatuh.
Ia menjadi contoh bahwa karier tak selalu mulus, tapi tetap bisa bermakna. Tekad dan keberanian membuatnya tetap dikenang oleh suporter City.
Sumber: Manchester Evening News
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Inter vs Juventus: Drama 5 Gol & 1 Kartu Merah, Nerrazurri Tekuk Bianconeri
Liga Italia 15 Februari 2026, 05:03
-
Menang di FA Cup: Manchester City Ukir Sejarah Baru dan Patahkan Catatan Lama Liverpool
Liga Inggris 15 Februari 2026, 04:45
-
Matheus Cunha Soal Challenge Potong Rambut Fans Man United: Tidak Peduli!
Liga Inggris 15 Februari 2026, 03:30
-
Prediksi Napoli vs Roma 16 Februari 2026
Liga Italia 15 Februari 2026, 02:45
LATEST UPDATE
-
Assist dan Titik Awal Kebangkitan Trent Alexander-Arnold di Real Madrid
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 09:30
-
Man of the Match Liverpool vs Brighton: Mohamed Salah
Liga Inggris 15 Februari 2026, 07:38
-
Man of the Match Inter vs Juventus: Piotr Zielinski
Liga Italia 15 Februari 2026, 06:35
-
Hasil Liverpool vs Brighton: Mohamed Salah Bikin Gol dan Assist, The Reds Berjaya
Liga Inggris 15 Februari 2026, 05:35
-
Rekap Daftar Tim yang Lolos ke Babak Kelima FA Cup 2025/2026
Liga Inggris 15 Februari 2026, 05:31
-
Man of the Match Real Madrid vs Real Sociedad: Vinicius Junior
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 05:09
-
Hasil Inter vs Juventus: Drama 5 Gol & 1 Kartu Merah, Nerrazurri Tekuk Bianconeri
Liga Italia 15 Februari 2026, 05:03
-
Menang di FA Cup: Manchester City Ukir Sejarah Baru dan Patahkan Catatan Lama Liverpool
Liga Inggris 15 Februari 2026, 04:45
-
Cristiano Ronaldo Bisa Terus Bermain Selama yang Dia Mau!
Piala Dunia 15 Februari 2026, 04:15
-
Wah! Kalah Telak dari Atletico Buat Pemain Barcelona Ragukan Taktik Hansi Flick
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 04:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00




