Terungkap, Sterling Tinggalkan Liverpool karena Ingin Juara Premier League
Yaumil Azis | 3 Juli 2019 07:44
Bola.net - Raheem Sterling buka-bukaan soal alasannya meninggalkan Liverpool dan bergabung dengan Manchester City pada tahun 2015 lalu. Kata pemain berumur 24 tahun tersebut, ia hengkang karena ingin meraih gelar Premier League.
Sterling berhasil mencuri perhatian publik saat dirinya membela The Reds pada musim 2013-2014 silam. Ia nyaris mengantar Liverpool, yang kala itu diasuh Brendan Rodgers, menjadi juara Premier League dan mengakhiri kutukan yang masih berjalan hingga sekarang.
Sayangnya, Liverpool masih kurang perkasa dibanding Manchester City yang menempati peringkat pertama hingga pekan terakhir. The Citizens berhasil menutup musim dengan koleksi 86 poin, unggul dua poin dari Liverpool yang menempati posisi dua.
Karena performa apiknya, Sterling lalu dianugerahi penghargaan pemain muda terbaik Liverpool pada saat itu. Namun setelahnya, ia memilih menyakiti perasaan penggemar dengan pindah ke Manchester City pada musim panas berikutnya.
Tapi Sterling punya alasan jelas, dan itu berkaitan dengan ambisi pribadi. Setelah lama menutup mulutnya, ia akhirnya bersedia mengungkapkan alasannya meninggalkan Liverpool pada saat itu.
"Saat pindah ke Liverpool, saya berkata bahwa bila saya tidak menjadi juara Premier League saat berumur 21 tahun, saya harus melirik opsi lain dan melihat apa yang saya lakukan di sana," tutur Sterling seperti yang dikutip dari Manchester Evening News.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Sesuai Rencana
Singkat kata, Sterling pindah ke Manchester City dengan bandrol mencapai 50 juta pounds. Pada musim perdananya, ia sempat mendapatkan ejekan dari para penggemar The Reds kala bertandang ke Anfield.
Pemain berdarah Inggris itu harus bersabar dan menunggu tiga tahun untuk mencapai keinginannya itu. Tapi penantiannya terbalas dengan tuntas, sebab Manchester City berhasil meraih gelar Premier League dalam dua musim terakhir berturut-turut.
"Saya datang ke City dan memenangkan gelar Premier League pertama saya. Rasanya menyenangkan bisa mengetahui apa yang telah disusun - apa yang telah kami susun sebagai tim - berjalan sesuai rencana," tandasnya.
Musim 2018-2019 ini berjalan hampir mirip seperti 2013-2014 lalu, di mana Manchester City juara setelah ditempel ketat oleh Liverpool. Namun bedanya, Sterling berada pada posisi juara, bukan lagi yang tertunduk lesu karena finis di peringkat dua.
Baca Juga:
- Pilihan Sulit Versi Harry Maguire: Manchester United atau Manchester City?
- Satu Hal yang Dipelajari Guardiola dari Mourinho: Serangan Balik
- Ingin Latih Timnas, Guardiola: Saya Punya 400 Pemain untuk Dipilih
- Josep Guardiola: Saya Butuh 'Haters'
- Pelatih Sekelas Guardiola Pun Segan Tampil di Markas Liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
-
Pemain Timnas Portugal Ini Jadi Pembelian Pertama Michael Carrick di MU?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:17
-
Jadwal Siaran Langsung Bodo/Glimt vs Man City Hari Ini, Live Gratis di SCTV!
Liga Champions 20 Januari 2026, 13:59
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





