Thomas Tuchel: Kalau Perlu, Saya Tidak Keberatan Chelsea Kalah Demi Ukraina
Yaumil Azis | 27 Februari 2022 17:35
Bola.net - Perasaan Thomas Tuchel campur aduk jelang laga final Carabao Cup melawan Liverpool yang digelar hari Minggu (27/2/2022). Ia berpendapat kalau Chelsea akan lebih baik kalah andai itu bisa membantu permasalahan antara Ukraina dan Rusia.
Seperti yang diketahui, Rusia telah mendeklarasikan perang terhadap Ukraina. Negara yang dipimpin Vladimir Putin itu sudah melakukan serangan secara gencar ke beberapa titik dan menimbulkan banyak korban serta kerugian.
Negara-negara lain pendukung Ukraina pun mulai bergerak, tidak terkecuali Inggris. Mereka berulang kali memperingatkan Rusia dan Putin untuk segera menarik angkatan bersenjatanya dan menghentikan perang.
Segala cara dilakukan Inggris untuk melumpuhkan Rusia dan pemilik Chelsea, Roman Abramovich, terkena imbasnya. Ia dikenal punya hubungan dekat dengan pemerintahan Rusia. Alhasil, ia harus melepas the Blues untuk sementara.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Isunya Terlalu Besar
Ketika perang berlangsung di Ukraina, sebanyak 90 ribu rakyat Inggris diprediksi akan menghadiri partai final Carabao Cup di Wembley Stadium. Mereka bakal mendukung salah satu dari Chelsea dan Liverpool untuk keluar sebagai pemenang.
Momen itu tentu akan menciptakan kebahagiaan. Sementara, di belahan Eropa Timur sana, ada warga Ukraina yang menderita karena serangan Rusia. Situasi ini benar-benar membuat perasaan Tuchel selaku pelatih jadi campur aduk.
Chelsea sendiri menjadi sasaran kritik karena Abramovich dan Rusia. Umumnya, kritikan kerap menjadi penambah motivasi buat sebuah klub untuk meraih kemenangan. Namun kali ini, Tuchel tidak bisa menggunakan kritikan sebagai pendongkrak semangat anak asuhnya.
"Saya paham maksud anda dan terkadang kami menggunakan ini untuk membangun mentalitas guna melindungi anda, tim, staf dan membangun kru yang kuat untuk melindungi diri dari pengaruh dan ketidakadilan dari luar. Dalam kasus ini, isunya terlalu besar," kata Tuchel, dikutip dari Metro.co.uk.
Rela Kalah Jika Membantu
Apapun hasil yang terjadi pada malam nanti, Tuchel merasa takkan memberikan pengaruh apapun terhadap perang di Ukraina. Seandainya bisa memberikan pengaruh dan bantuan, ia rela membuat timnya kalah dari Liverpool.
"Saya paham dengan poinnya tapi jika anda memikirkannya lagi, bagaimana ini bisa membantu jika kami kalah dalam sebuah pertandingan sepak bola, mengingat situasi bahwa sedang terjadi perang?"
"Ini tidak cukup penting dan sayangnya tidak akan membantu. Jika memang begitu, saya senang kalah dalam pertandingan," pungkasnya.
(Metro.co.uk)
Baca juga:
Pasrah, Chelsea Ikhlaskan Kepergian Andreas Christensen
Resmi! Roman Abramovich Tak Lagi Urus Chelsea
Chelsea vs Liverpool, Firmino Fixed Absen, Jota Meragukan
Situasi Chelsea di Tengah Konflik Rusia-Ukraina dan Status Roman Abramovich: Mengerikan!
Final Carabao Cup: 5 Pemain yang Bakal Mengantar Liverpool Raih Gelar Juara
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













